BACAMALANG.COM – Selain sebagai pejuang emansipasi wanita, R.A. Kartini yang dari Jepara, Jawa Tengah ini juga dikenal dengan busana kebaya dan batiknya. Momen Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April dimanfaatkan para siswa-siswi SMP Kristen 1 YPK Malang untuk mengapresiasi batik tersebut lewat fashion show bertema “Kartini dalam Batik” di salah satu sudut koridor Kayutangan Heritage Kota Malang, Selasa (18/4/2023) sore.
Uniknya, batik yang mereka gunakan untuk melenggang di koridor Kayutangan itu adalah batik tulis karya mereka sendiri. Meskipun digelar secara sederhana oleh para siswa setingkat SMP, fashion show ini berlangsung cukup meriah dan elegan di bawah kolaborasi dengan Paguyuban Kakang Mbakyu (Pakandayu) Kota Malang yang menangani koreografinya.
Fashion show ini juga semakin semarak dengan hadirnya bintang tamu 1st Runner Up Miss Teen Star Indonesia 2022, Elizabeth Natalia Indah serta Juara 1 Fashion Show Army di Matos, Princess Carissa Shalom yang baru kelas 6 di SD Shining Star Malang.
“Saya ikut bangga tampil di event ini, apalagi mendampingi mereka yang tampil dengan karya dan daya kreasinya sendiri,” ungkapnya di sela kegiatan.
Gadis yang biasa disapa Natali ini menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi upaya dari SMP Kristen 1 YPK yang beralamat di Jalan Kelud 14 Kota Malang.
“Pihak sekolah sangat mendukung anak didiknya untuk ikut mengenalkan batik sebagai budaya bangsa,” tandas siswi SMA Santa Maria Malang ini.

Sementara ketua pelaksana fashion show batik Wingit Anggayu Bekti menuturkan, event ini mengusung batik tulis karya para siswa-siswi, baik itu batik tulis, jumputan maupun shibori.
“Kami sengaja berkampanye agar generasi muda mencintai batik maupun menggunakannya dengan bangga, selain agar batik karya mereka ini dapat dikenal masyarakat luas,” ujarnya.
Ia mengaku cukup tertantang dalam mengenalkan batik di kalangan para siswa.
“Bahkan perlu dua semester secara khusus agar batik yang digarap anak-anak ini menjadi produk unggulan sekolah kami,” tukasnya.
Namun Wingit merasa sangat bangga melihat karya batik tulis dengan beragam desain yang indah dan unik yang dipamerkan dalam fashion show kali ini.
Ia juga mengapresiasi kerja keras dan kreativitas mereka. Menurut dia, bintang tamu ini sengaja dihadirkan untuk menambah motivasi dan percaya diri para siswa saat beraksi.
“Dan sengaja kami gelar di Kayutangan yang nuansa heritagenya pas dengan batik yang dipamerkan,” imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini ini tidak hanya untuk mengingat jasa-jasanya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengapresiasi keindahan budaya Indonesia dan mengembangkan kreativitas para siswa.
“Kami berharap mereka dapat terus berkembang dan menghasilkan karya-karya yang lebih baik lagi di masa depan,” ucap guru mata pelajaran bahasa Inggris ini mengakhiri.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki




















































