PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tak Terpengaruh Putusan MK - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 17 Okt 2023 14:18 WIB ·

PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tak Terpengaruh Putusan MK


 Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Abdul Qodir (depan) bersama (dari kiri) Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari, dan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang Darmadi. (ist) Perbesar

Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Abdul Qodir (depan) bersama (dari kiri) Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari, dan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang Darmadi. (ist)

BACAMALANG.COM – Para kader akar rumput DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tidak terpengaruh dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia Capres-Cawapres tetap 40 tahun kecuali telah berpengalaman sebagai atau sedang menjabat kepala daerah.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Abdul Qodir menyampaikan bahwa para kader partai berlambang banteng moncong putih di Kabupaten Malang tetap santai menyikapi putusan MK tersebut. Pria yang akrab disapa Cak Adeng ini menekankan bahwa kader akar rumput di Kabupaten Malang tetap solid.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena kader PDI Perjuangan khususnya akar rumput sudah terdidik untuk tegak lurus dalam satu komando Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Kami pastikan tidak akan terpancing dengan gerakan lawan politik terkait isu yang dikembangkan selama ini,” kata Abdul Qodir, Selasa (17/10/2023).

Ditegaskan Abdul Qodir, kader PDI Perjuangan akar rumput di Kabupaten Malang tidak akan mudah terpengaruh dengan manuver-manuver politik yang tercipta di tingkat nasional.

“Kader PDI Perjuangan di akar rumput sudah dapat dipastikan menjiwai kesabaran revolusioner sebagaimana yang diajarkan Ibu Megawati, menghadapi hantaman, adu domba yang tujuannya untuk mengecilkan PDI Perjuangan. Terlebih dalam menyikapi manuver-manuver yang dilakukan lawan politik, buat kami manuver itu terlalu kecil untuk disikapi secara berlebihan, karena kami dapat membaca bahwa manuver itu hanyalah upaya adu domba yang bertujuan merusak suasana kebatinan antara PDI Perjuangan dengan keluarga Jokowi, baik Jokowi sebagai kader PDI Perjuangan maupun Presiden,” ungkapnya.

Lebih jauh, Abdul Qodir menambahkan, putusan MK memang menuai pro dan kontra di masyarakat, tetapi khusus kader PDI Perjuangan di Kabupaten Malang memilih menyikapi hal tersebut secara bijaksana.

“Walau jujur, tidak menutup kemungkinan ada dan cukup banyak kader yang sakit hati dengan akrobat politik yang dimainkan, tapi sakit hati itu masih dapat terkontrol karena besarnya kesetiaan kami terhadap Ibu Ketum Megawati, selama Ibu Ketum perintahnya tetap jaga Jokowi dan keluarga,” tuturnya.

Terakhir, Abdul Qodir mengungkapkan, para kader PDI Perjuangan di akar rumput telah dirancang menjadi prajurit tangguh yang memiliki jiwa ksatria. “Prinsipnya, kami kader yang dibawah ini dirancang menjadi prajurit PDI Perjuangan yang ksatria, terus melakukan pendidikan politik, berpegang teguh pada etika dengan menjalankan kerja-kerja politik berbasis kerakyatan dan tegak lurus pada perintah panglima Ibu Ketum,” tukasnya.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Waduh! Rekaman Telepon Koordinasi Bocor: Ada Ajakan Seragamkan Satu Suara dan Libatkan ASN untuk Tutupi Dugaan Adanya Pungli PKL Alun-alun Batu

10 Mei 2026 - 22:14 WIB

Si Jago Merah Lalap Gudang Rongsokan di Turen Ludes, Kerugian Capai Rp 200 Juta

10 Mei 2026 - 20:09 WIB

Puluhan Tahun Dihuni, Warga Banjararum Asri-View Tuntut PSU Segera Diserahkan ke Pemkab Malang

10 Mei 2026 - 19:53 WIB

Nyalip di Depan SPBU, Pemotor Asal Wagir Tewas Tabrak Truk di Kepanjen

10 Mei 2026 - 19:46 WIB

Pengurus Mundur Massal, Perbasi Kabupaten Malang Terancam Vakum?

10 Mei 2026 - 19:36 WIB

Muscab X PPP Kota Malang Tetapkan Thabrani Calon Tunggal, Target 3 Kursi DPRD

10 Mei 2026 - 19:19 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !