Sebelum Tewaskan Balita, Sudi Sempat Tagih Bantuan 5 Miliar - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 11 Mei 2020 15:09 WIB ·

Sebelum Tewaskan Balita, Sudi Sempat Tagih Bantuan 5 Miliar


 Sebelum Tewaskan Balita, Sudi Sempat Tagih Bantuan 5 Miliar Perbesar

BACAMALANG.COM – Seorang pria yang menderita gangguan jiwa bernama Sudi (40) di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang menyerang balita hingga tewas.

Sebelum melakukan penyerangan sekitar pukul 09.15 WIB, Senin (11/5/2020), Sudi sempat menagih bantuan ke Kantor Desa Kasembon.

“Pagi hari itu pelaku ngomel-ngomel di kantor desa. Dia beranggapan mau dapat bantuan Rp 5 miliar, saat itu nyari kepala desa, kan belum datang, terus dia pulang,” kata Kapolsek Bululawang, Kompol Pujiyono.

Sepulang dari kantor desa itulah, diduga Sudi ‘kambuh’. Ibu Sudi yang khawatir dengan kondisi anaknya itu, lalu pergi ke kantor desa untuk meminta bantuan. Namun sial, belum sempat bantuan datang, Sudi sudah mengamuk dan melakukan penyerangan.

“Ibu pelaku datang ke kantor desa minta bantuan untuk diawasi, karena mulai malam tadi sudah ada tanda-tanda kambuh. Tidak selang lama akhirnya kejadian,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Sudi melakukan penyerangan terhadap dua orang balita berserta kakeknya. Ketiga korban yaitu VN (2), AZ (9), dan Senun (65).

Dalam penyerangan itu, Sudi menggunakan sebilah sabit. Adapun korban meninggal dalam peristiwa itu yaitu VN. VN meninggal setelah menderita luka cukup parah di bagian dagu.

Sedangkan AZ dan Senun kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena menderita luka yang juga parah.

Kini, pelaku Sudi sudah diamankan di Polsek Bululawang. Selanjutnya, Sudi akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wedyodiningrat Lawang. Mengenai proses hukum, meskipun pelaku gila, akan tetap dilanjutkan.

“Setelah ini kita bawa ke RSJ. Pelaku juga sudah pernah dirawat disana, kemudian keluar Januari 2019 lalu. Ini mungkin pas obatnya habis. Untuk proses hukum kita tetap, tinggal nanti tunggu di Pengadilan,” tukas Pujiyono. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kecelakaan di Singosari, Kakek 84 Tahun Alami Patah Kaki dan Luka Kepala

21 September 2026 - 11:07 WIB

Diduga Terpapar Asap Pembakaran Daduk, Lansia Bantur Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

21 September 2026 - 10:42 WIB

Kepanjen Bergerak untuk NTT, LAZISNU dan Komunitas Kemanusiaan Gelar Aksi Galang Dana 27 September

21 September 2026 - 07:55 WIB

BMKG Catat 146 Gempa Bumi Goyang Jawa Timur dan Sekitarnya dalam Sepekan

21 September 2026 - 07:48 WIB

Arek Kepanjen Perkuat Gerakan Sosial, Yanuar Alvanul Maghfur Pimpin Kepengurusan 2025-2027

20 September 2026 - 16:21 WIB

JKJT Serukan Literasi Gempa Berbasis Data, Warga Malang Raya Diminta Kenali Risiko Sejak Dini

20 September 2026 - 14:08 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !