Keluar Rumah Usai Subuh, Lansia di Bululawang Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 20 Sep 2026 13:11 WIB ·

Keluar Rumah Usai Subuh, Lansia di Bululawang Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai


 Ilustrasi korban meninggal di sungai. (AI Gemini) Perbesar

Ilustrasi korban meninggal di sungai. (AI Gemini)

BACAMALANG.COM – Warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia di aliran Kali Gading, kawasan Ringin Gading, Sabtu (19/9/2026).

Korban diketahui bernama Hasan, warga Bululawang. Jasadnya ditemukan dalam kondisi tersangkut di antara bebatuan di aliran sungai yang berada tak jauh dari sebuah sekolah madrasah ibtidaiyah (MI).

Penemuan tersebut bermula ketika sejumlah anak-anak MI melihat keberadaan tubuh korban dari lantai atas bangunan sekolah. Mereka kemudian memberitahukan temuan itu kepada warga sekitar.

Informasi tersebut selanjutnya diteruskan ke Markas PMI Kabupaten Malang. Petugas bersama warga kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Kapolsek Bululawang Kompol Mustakim membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun polisi, Hasan diketahui keluar dari rumah selepas Subuh dalam kondisi kurang sehat.

Sebelum meninggalkan rumah, korban juga sempat mengeluhkan sakit kepala. Polisi menduga kondisi tersebut membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke aliran sungai.

“Informasi awalnya korban keluar dari rumah setelah Subuh. Kondisinya memang sedang sakit, diduga mengalami pusing hingga kehilangan keseimbangan dan akhirnya terpeleset masuk ke sungai,” kata Mustakim, Minggu (20/9/2026).

Petugas PMI bersama warga kemudian mengevakuasi jenazah dari aliran Kali Gading. Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Kepanjen untuk menjalani pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah Hasan diserahkan kepada pihak keluarga. Korban selanjutnya dibawa ke rumah anaknya di wilayah Kromengan, Kabupaten Malang, untuk dimakamkan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Rock dan Batik, Intimate Concert 70th Anniversary Rayakan Kiprah Sylvia Saartje Lebih dari Lima Dekade

20 September 2026 - 13:05 WIB

Polisi Tangkap Pria Diduga Ancam Warga dengan Sajam di Turen

20 September 2026 - 10:17 WIB

Sempat Kabur, Pria Diduga Aniaya dan Coba Perkosa Perempuan dengan Modus Tawaran Kerja Ditangkap

20 September 2026 - 08:33 WIB

Pelajar 15 Tahun Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Jalibar Kepanjen

19 September 2026 - 17:55 WIB

Kepengurusan DPC PERADI Kota Batu Terbentuk, Suwito: Ini Amanah Bersama

19 September 2026 - 17:32 WIB

Tiga Bulan Sekaligus, KPM di Pakisaji Terima Bantuan 30 Kilogram Beras

19 September 2026 - 10:58 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !