Potret Inspiratif di HLUN, Sosok Kakek di Turen yang Mandiri dengan Berjualan Mainan Anak-anak - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 29 Mei 2024 20:25 WIB ·

Potret Inspiratif di HLUN, Sosok Kakek di Turen yang Mandiri dengan Berjualan Mainan Anak-anak


 Mbah Kadam berada di depan rumahnya yang sederhana. (ist) Perbesar

Mbah Kadam berada di depan rumahnya yang sederhana. (ist)

BACAMALANG.COM – Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang jatuh pada setiap tanggal 29 Mei diperingati di seluruh tanah air. Meski lanjut usia, sebagian lansia memilih menjalani hidup secara mandiri tidak berpangku tangan menunggu uluran bantuan orang lain.

Salah satunya seperti potret kehidupan warga Jalan Jeruk III, Kecamatan Turen Kabupaten Malang Mbah Kadam yang sehari-harinya berjualan mainan anak-anak.

Relawan Tagana Turen, Sheby yang kali pertama bertemu tahun 2016, menceritakan kisah Mbah Kadam kepada BacaMalang.com.

“Pada tahun 2016, kita mengenal sosok yang patut diacungi jempol yakni Mbah Kadam,” terangnya.

Ia menjelaskan, Mbah Kadam merupakan sosok yang ulet dan gigih. Meskipun mendapat banyak bantuan, Mbah Kadam tetap mandiri.

“Beliau adalah seorang lansia yang berkeliling menjajakan mainan anak-anak. Meskipun mendapat banyak bantuan, Mbah Kadam tetap mandiri dan tidak pernah meminta-minta. Bahkan, beliau sering menolak halus bantuan yang diberikan,” tukasnya.

Mbah Kadam tekun dan ulet dalam membuat mainan anak-anak. (ist)

Kini, meski hidup sebatang kara, figur Mbah Kadam tetap sehat dan energik. Setiap hari ia tidak kenal lelah dan dengan jemarinya yang sudah renta, membuat mainan yang selanjutnya dijual keliling.

Mbah Kadam mengaku sebagai orang biasa yang selalu menolak halus jika dibantu dan lebih menyarankan diberikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

“Aku iki wong cilik, opo seng sampeyan wehno matur suwun, nanging lek iso sampeyan kekno kanggo liyane. Suwun pokok e, sepurane seng akeh yo (saya ini orang kecil/biasa, apa yang anda berikan terima kasih, cuma kalau bisa berikan kepada yang lain),” tutur Mbah Kadam.

Sebagai informasi, pada tanggal 28 Februari 2016 lalu, TAGANA, TUBER, REHAB, KATAR, TKSK Turen, dan KATBN bersama relawan lainnya mengadakan giat bedah rumah untuk Mbah Kadam.

Pada tahun 2023, Mbah Kadam menerima bantuan permakanan dari program Kemensos yang diberikan setiap hari hingga saat ini.

Misi para relawan selanjutnya adalah melakukan giat baksos pembersihan rumah Mbah Kadam, sekaligus memperingati Hari Lansia Nasional 2024.

Pewarta : Sheby / Hadi Triswanto
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Siaga Hadapi Banjir hingga Longsor, Polresta Malang Kota Libatkan 357 Personel Gabungan

6 November 2026 - 21:25 WIB

Jum’at Berkah ke-14, Aremania Jodipaness Pererat Silaturahmi Lintas Komunitas

6 November 2026 - 20:55 WIB

Pascapenyadapan Komunikasi Presiden: Bersih-bersih Institusi Atau Perang Kekuasaan?

6 November 2026 - 20:43 WIB

Kukuhkan Lima Profesor Baru, UB Hadirkan Gagasan Inovatif di Bidang Hukum hingga Perdamaian

6 November 2026 - 20:19 WIB

Buron Curanmor Tajinan Dibekuk di Madura, Motor Korban Diubah Warna dan Nomor Mesin Digerinda

6 November 2026 - 18:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !