PDIP Jatuhkan Rekom ke Pasangan Sam HC-Ganis di Pilkada Kota Malang 2024 - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 29 Agu 2024 19:04 WIB ·

PDIP Jatuhkan Rekom ke Pasangan Sam HC-Ganis di Pilkada Kota Malang 2024


 Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made, Heri Cahyono, Ganisa Pratiwi Rumpoko dan Jaka  bendahara Dpc Pdip Kota Malang. (Rohim Alfarizi) Perbesar

Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made, Heri Cahyono, Ganisa Pratiwi Rumpoko dan Jaka bendahara Dpc Pdip Kota Malang. (Rohim Alfarizi)

BACAMALANG.COM – Keputusan cepat diambil Heri Cahyono (HC) setelah memutuskan bubar dari jalur independen di Pilkada Kota Malang 2024. Tak butuh waktu lama, Sam HC kemudian menerima rekom dari PDIP.

Pengumuman bubarnya jalur independen bersama M Risky Wahyu Utomo (Boncell) dilakukan pada Rabu (28/8/2024) sore. Di hari yang sama pada malam hari, Sam HC menerima rekom di kantor DPC PDIP Kota Malang.

Pemberian rekom dari DPP PDIP itu dibacakan Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika di hadapan seluruh kader partai bergambar banteng moncong putih.

HC mendapat rekom sebagai bapaslon Wali Kota Malang bersama Ganisa Pratiwi Rumpoko atau yang dikenal Ganis Rumpoko. Surat rekom B1 KWK itu ditandatangani Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Menurut HC, keputusan itu adalah sebuah proses dinamika politik yang terjadi.

“Kami butuh proses, sejatinya rekom kalau belum dikasih secara resmi itu belum sah. Lha wong tadi belum sampai ke saya. Makanya kami selesaikan itu (independen) dulu,” terang HC, Rabu (28/8/2024).

HC sendiri mengapresiasi PDIP atas rekom yang diberikan kepadanya. Ia berusaha akan menjalankan visi misi apabila mendapat kepercayaan dari masyarakat.

“Saya apresiasi PDI Perjuangan bahwa ini sesuatu yang luar biasa bagi kami. Dikasih kesempatan berkoalisi di sini untuk wujudkan visi misi,” tegasnya.

Sementara Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan, siap tegak lurus dengan apapun keputusan dari pimpinan pusat.

Made mengaku, mengetahui rekom itu sudah turun pada Rabu siang. Padahal rekom sudah ditandatangani pada 26 Agustus 2024 atau sehari sebelum masa pendaftaran.

“Kita semua meyakini pasangan pilihan DPP. Semua dihitung matang. Dengan rekom ini kami diberi kesempatan untuk daftar besok Kamis (29/8/2024) hari iki ke KPU,” jelas Made.

Dikatakan Made, meski HC bukan kader internal PDIP, tapi sangat diperhitungkan dengan matang. Berdasarkan rapat internal yang sudah lama dilakukan, nama Heri Cahyono selalu masuk radar. Bahkan HC kerap masuk dalam lima besar nama teratas dalam bursa internal.

“Terakhir ada 25 nama diajukan ke DPD dan DPP. Kami di DPC sifatnya menyajikan menu dan DPP pengambil keputusan. Di sana Sam HC selalu masuk 5 besar,” ungkapnya.

Selama ini PDIP selalu memperhatikan langkah dan upaya HC untuk maju di Pilkada. Namun, keinginan untuk berkomunikasi dengan tim HC terganjal karena mengambil jalur independen.

“Karena dia (HC) selama ini berjuang di independen saya menghormati. Pergerakan Sam HC selalu kami laporkan. Pada detik terakhir beliau dipanggil dan ditemukan dengan internal. Tidak ada bicara lain-lain kecuali visi misi Sam HC disamakan dengan visi misi PDIP,” bebernya.

“Banyak visi misi Sam HC melengkapi dari PDIP, beliau lebih teknis bagaimana Malang bisa zero kemiskinan. Itu yang kami utamakan,” lanjut Made.

Sementara terkait Ganis Rumpoko, Made menjelaskan tidak ada masalah apapun. Kader internal menjadi pendamping Heri Cahyono bukan suatu masalah.

Namun yang pasti, Ganis akan menjalani pelantikan sebagai DPRD Kota Batu pada 30 Agustus nanti.

Pelantikan Ganis harus dilakukan karena sudah ditetapkan KPU. Setelah pelantikan baru partai akan mengajukan PAW.

“Ganis sudah siap dengan segala pengorbanan itu. Dia harus dilantik di DPRD Kota Batu pada Agustus ini, kalau tidak itu kami tidak bisa di-PAW. Setelah itu buat surat pengunduran diri dan fokus Pilkada,” pungkasnya mengakhiri wawancaranya dengan awak media.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Siaga Hadapi Banjir hingga Longsor, Polresta Malang Kota Libatkan 357 Personel Gabungan

6 November 2026 - 21:25 WIB

Jum’at Berkah ke-14, Aremania Jodipaness Pererat Silaturahmi Lintas Komunitas

6 November 2026 - 20:55 WIB

Pascapenyadapan Komunikasi Presiden: Bersih-bersih Institusi Atau Perang Kekuasaan?

6 November 2026 - 20:43 WIB

Kukuhkan Lima Profesor Baru, UB Hadirkan Gagasan Inovatif di Bidang Hukum hingga Perdamaian

6 November 2026 - 20:19 WIB

Buron Curanmor Tajinan Dibekuk di Madura, Motor Korban Diubah Warna dan Nomor Mesin Digerinda

6 November 2026 - 18:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !