BACAMALANG.COM – Konsul Jendral Jepang , Mr. Takeyama Kenichi, berkunjung ke Batu Secret Zoo, Minggu, (15/12/2024). Mr. Takeyama Kenichi hadir untuk melihat langsung satwa hasil kerja sama International Breeding Program antara PT Bunga Wangsa Sedjati mewakili Batu Secret Zoo, dengan JAZA (Japanese Association of Zoos and Aquariums) yaitu Red Panda dan Jerapah.
Kehadirannya disambut jajaran manajemen yang meliputi Direktur Jawa Timur Park Group, Rio Imam Sendjojo dan Ronny Sendjojo, Manajer Operasional Jawa Timur Park 2, Agus
Mulyanto, dan juga Kurator Batu Secret Zoo, Mr. Mariusz Lech. Kegiatan ini diisi agenda presentasi dan forum diskusi antara Mr. Takeyama Kenichi, jajaran direksi Jawa Timur Park Group serta undangan dari instansi terkait di Cafe Semut, Batu Secret Zoo, usai kegiatan pada exhibit Red Panda dan Jerapah.
Takeyama Kenichi mengungkapkan, bahwa Red Panda adalah satwa yang sangat dihargai di Jepang. “Bahkan kami melepasnya ke Indonesia dengan upacara khusus,” ujarnya saat membacakan sambutannya dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih.

Konsul Jendral Jepang , Mr. Takeyama Kenichi (kanan bawah), saat meninjau exhibit Jerapah di Batu Secret Zoo, Minggu, (15/12/2024). (Nedi Putra AW)
Takeyama berharap Red Panda dan Jerapah ini dipelihara dengan kasih sayang. “Agar dapat berkembang biak dengan baik, sehingga jumlahnya nanti semakin banyak,” ucapnya.
Sementara kurator Batu Secret Zoo, Mr. Mariusz Lech memaparkan komunikasi Batu Secret Zoo dengan Tama Zoo, yang diawali dengan kunjungan ke Jepang di April 2022 lalu. “Persiapan dilakukan sampai tahun 2023, hingga akhirnya disetujui masuk dalam program breeding Red Panda dan Jerapah di bulan Oktober 2023. Kami juga mulai menyiapkan kandang yang dapat diselesaikan pada Februari 2024, yang dilanjutkan dengan inspeksi dari Tama Zoo Jepang hingga Juli 2024,” urai dia.
Hingga akhirnya, tegas Mariusz, pada 30 Juli, salah satu Red Panda, si Kaito datang di Batu Secret Zoo.
Sebagai informasi, populasi satwa Red Panda dan Jerapah semakin menurun di alam dan menurut IUCN (International Union for Conservation of Nature) masuk dalam kategori terancam punah akibat kehilangan habitat dan perburuan liar. Bergabungnya Batu Secret Zoo dalam program breeding Red Panda dan Jerapah ini membuat Batu Secret Zoo terus berkomitmen dalam konservasi satwa serta pengembangan exhibit menjadi lebih baik lagi sehingga dapat menarik para pengunjung dan menjadi tempat yang nyaman untuk para satwa.
Red Panda dan Jerapah merupakan koleksi satwa baru di Batu Secret Zoo. Satwa ini merupakan hasil dari kerja sama dalam International Breeding Program antara PT Bunga Wangsa Sedjati mewakili Jawa Timur Park Group, dengan JAZA. Batu Secret Zoo juga menjadi lembaga konservasi kedua yang memiliki koleksi Red Panda di Indonesia, dimana Red Panda berjenis kelamin jantan bernama Kaito datang di Batu Secret Zoo pada tanggal 30 Juli 2024.
Satwa tersebut berusia genap 2 tahun ketika dikirimkan dari Tama Zoological Garden, Tokyo, Jepang yang disusul panda lainnya, Fujimaru pada bulan Oktober 2024, yang berjenis kelamin jantan dengan usia 2 tahun dari kebun binatang yang sama.
Selain Red Panda, Batu Secret Zoo juga mendapat 2 ekor Jerapah betina, masing-masing bernama Aki dan Yuno yang berumur 1 tahun, juga dari Tama Zoological Garden, Tokyo, Jepang, serta 1 ekor Jerapah jantan berumur 1 tahun bernama Kiryu yang didatangkan dari Toyohashi Zoo, Jepang. Ketiganya hadir di Batu Secret Zoo pada tanggal 10 November 2024 lalu.
PT Bunga Wangsa Sedjati mewakili Jawa Timur Park 2, Batu Secret Zoo menjadi kebun binatang pertama di Indonesia yang bergabung dengan JAZA, dalam program penangkaran konservasi satwa, oleh karena itu, exhibit yang ada disiapkan manajemen Batu Secret Zoo sesuai dengan ketentuan dan design dari JAZA sebagai syarat dapat didatangkannya satwa ini.
Ronny Sendjojo mengaku gembira dengan kerjasama ini. “Saya berharap ke depan akan banyak kolaborasi kami dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Dikatakan Ronny, bahwa Jatim Park 2 tidak hanya menerima satwa saja. Melalui kerja sama antara PT Bunga Wangsa Sedjati , mewakili Jawa Timur Park Group dengan JAZA ini, pihaknya juga akan mengirimkan satwa Malayan Tapir ke Tama Zoological Garden, Tokyo, Jepang.
Pewarta: Nedi Putra AW
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































