Padati Alun-Alun Tugu, Ribuan Massa Serukan Keberlanjutan Program MBG - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 20 Jun 2026 11:07 WIB ·

Padati Alun-Alun Tugu, Ribuan Massa Serukan Keberlanjutan Program MBG


 Djoni Sudjatmoko, inisiator Apel Akbar, bersama Koordinator Apel Akbar, Gandung Panjalu, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Apel Akbar dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Rohim Alfarizi) Perbesar

Djoni Sudjatmoko, inisiator Apel Akbar, bersama Koordinator Apel Akbar, Gandung Panjalu, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Apel Akbar dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Rohim Alfarizi)

BACAMALANG.COM – Ribuan warga dari berbagai wilayah di Malang Raya memadati kawasan Alun-Alun Tugu dan Balai Kota Malang, Sabtu (20/6/2026) pagi. Mereka mengikuti apel akbar dan senam bersama sebagai bentuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Koordinator Apel Akbar, Gandung Panjalu, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari aspirasi para pelaku usaha dan sektor pangan yang merasakan langsung dampak program MBG. Menurutnya, petani, peternak, pedagang sayur hingga pelaku UMKM memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program tersebut.

“Agenda ini berawal dari keresahan para pelaku UMKM, petani, peternak, dan pedagang sayur. Mereka merasakan dampak positif dari MBG. Karena itu kami ingin menghadirkan energi positif agar program ini terus berjalan dan jumlah penerima manfaat dapat meningkat hingga mencapai target 82 juta orang sebagaimana arahan Presiden Prabowo,” ujar Gandung.

Sementara itu, inisiator apel akbar, Djoni Sudjatmoko, menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu disikapi secara proporsional dengan melihat kondisi di lapangan. Menurutnya, sejumlah perbaikan telah dilakukan pemerintah, termasuk peningkatan standar higienitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Program ini manfaatnya sudah dirasakan masyarakat. Berbagai evaluasi dan perbaikan terus dilakukan sehingga pelaksanaannya di lapangan semakin baik. Karena itu kami berharap masyarakat melihat fakta yang terjadi secara langsung,” kata Djoni.

Djoni menilai dukungan masyarakat terhadap MBG cukup tinggi. Berdasarkan pengamatannya, mayoritas penerima manfaat di sekolah menyambut baik program tersebut karena membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak.

Ia juga menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan MBG terhadap sektor pertanian dan peternakan. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan yang berkelanjutan membuat permintaan pasar menjadi lebih stabil dan memberikan kepastian bagi para produsen pangan lokal.

“Permintaan bahan pangan menjadi lebih terjaga. Peternak telur, petani sayur, hingga pelaku usaha kecil memperoleh manfaat karena kebutuhan pasokan berlangsung setiap hari,” ujarnya.

Sebagai mantan pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Djoni menilai tata kelola MBG di tingkat SPPG telah menerapkan sistem pengawasan yang cukup baik. Meski demikian, ia tetap mendorong penguatan pengawasan, terutama di wilayah yang jauh dari pusat kontrol.

Terkait usulan agar MBG hanya difokuskan pada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Djoni berpendapat program tersebut sebaiknya tetap dilaksanakan secara merata karena menyasar peningkatan kualitas gizi anak Indonesia secara nasional.

Menurutnya, evaluasi terhadap program tetap diperlukan, namun harus diarahkan pada aspek kebijakan dan tata kelola agar manfaat MBG dapat semakin optimal dirasakan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, peserta apel juga membacakan deklarasi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Mereka menilai MBG merupakan bentuk layanan negara dalam pemenuhan gizi masyarakat serta menjadi karya anak bangsa yang perlu dijaga keberlanjutannya.

Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti ribuan peserta sebelum dilanjutkan dengan apel akbar dan pembacaan deklarasi dukungan terhadap program MBG.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

BPBD dan Polres Malang Nyatakan Karhutla Gunung Bromo di Wilayah Jemplang Sudah Padam

8 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Kuatkan UMKM Desa Betak, Kolaborasi Mahasiswa PKM FEB UB dan Pelaku Usaha Wujudkan Transformasi Sistem Keuangan dan Pemesanan Digital

8 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Partilibur Caravan 2026 Tampil Perdana di Batu Night Spectacular, Selama 2 Hari Hadirkan 105 Penampil dengan Konsep Caravan Bernuansa Sirkus

8 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Satreskrim Polres Malang Selesaikan 54 kasus di Juli 2026

8 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Sindikat Pencuri Baterai Lithium di 17 Lokasi Ditangkap, Rugikan Operator Rp 450 Juta

7 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Dies Natalis ke-39 Fakultas STeM UB, Usung Semangat Transformasi Menuju Era Baru dengan Tetap Mengakar pada MIPA

7 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !