Wonokoyo Central Tourism, Potensi Ikon Wisata Baru di Kota Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 24 Des 2024 15:49 WIB ·

Wonokoyo Central Tourism, Potensi Ikon Wisata Baru di Kota Malang


 Wonokoyo Central Tourism. (ist) Perbesar

Wonokoyo Central Tourism. (ist)

BACAMALANG.COM – Kelurahan Wonokoyo di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menyimpan potensi alam dan wisata yang luar biasa. Berkat pemikiran dan kiprah H. Suhartono (46), atau yang akrab disapa Abah Suhar, Wonokoyo berpotensi menjadi ikon wisata baru Kota Malang. Sebagai penggagas Wonokoyo Central Tourism, Abah Suhar berharap wilayah pinggiran ini bisa diangkat potensinya.

Abah Suhar, putra asli Wonokoyo, memiliki visi besar untuk menjadikan daerah ini sebagai pusat wisata durian. “Kami ingin Wonokoyo menjadi sentral durian di Kota Malang,” ujarnya. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, ia berharap bisa menanam lebih dari 10.000 bibit durian setiap tahun dan mengadakan festival makan durian gratis untuk menarik wisatawan.

Selain durian, Abah Suhar juga telah mempersiapkan jalur jeep dan ATV yang menarik dan menantang, melewati kebun durian dengan pemandangan Kota Malang yang indah. Jalur ini diharapkan bisa menyaingi wisata off-road di Lereng Merapi dan Ubud, Bali.

Tidak hanya itu, Abah Suhar juga merencanakan pembangunan waterboom tertinggi di Kota Malang, flying fox, cottage, dan area outbound untuk melengkapi pengalaman wisata di Wonokoyo. Dengan berbagai fasilitas ini, Wonokoyo Central Tourism diharapkan bisa menjadi destinasi wisata unggulan dan ikon baru Kota Malang.

Selain Waterboom, untuk melengkapi Wonokoyo Central Tourism, pihaknya juga mempersiapkan lahan untuk Sport Center. Ada lapangan mini soccer, bulu tangkis dan ada gym. Kemudian endingnya di Wonokoyo bawah ada kawasan Pertunjukan Seni dan Budaya yang berlokasi di Wisata Aeng kawasan Monumen Tugu Hamid Rusdi. Di mana di lokasi Monumen juga akan menjadi sentral pertunjukan sentral UMKM yang memberdayakan masyarakat.

“Kan kita mau bikin wisata ini berbasis masyarakat sehingga dimana masyarakat disitu ikut turut andil serta. Makanya kami sangat butuh sekali atas dorongan Pemerintah Kota Malang untuk membantu masyarakat agar fasilitas-fasilitas yang diharapkan sesuai dengan masyarakat itu sendiri. Contoh disini ada tugu monumen yang paling bersejarah untuk Kota Malang. Pahlawannya Kota Malang Hamid Rusdi dimana disini tidak begitu terawat” paparnya.

Pihaknya punya gagasan di mana di daerah Tugu ini bisa dibangun menjadi suatu objek wisata, ada tempat kesenian, kesenian dan kebudayaan. Setiap malam minggu atau seminggu dua kali atau tiga kali itu kita adakan festival kesenian di sini. Di mana disitu ada UMKM pasti akan jalan. Untuk sementara ini karena kesenian yang paling melekat di Wonokoyo ini bantengan.

“Bisa juga dikonsep pertunjukan teatrikal perjuangan Hamid Rusdi Ketika itu, kami mohon dukungan dari semua pihak,” pungkasnya.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 236 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bisa Bikin Milkshake Sendiri, Edukasi Coklat Seru di Batu Love Garden

29 April 2026 - 16:49 WIB

Tak Lagi Sekadar Jalur Bromo, Poncokusumo Siap Jadi Destinasi Wisata Mandiri

28 April 2026 - 09:41 WIB

Boutique B21 Malang Luncurkan Sarapan Menu Nusantara All You Can Eat di Akhir Pekan

24 April 2026 - 06:37 WIB

Audiensi dengan Mikutopia, Disnaker Kota Batu: Serap 95 Persen Tenaga Lokal, Komitmen Dukung PAD

13 April 2026 - 20:02 WIB

Live Musik Mikutopia Disambut Antusias, Wisatawan Ikut Berkolaborasi

12 April 2026 - 17:47 WIB

Mikutopia Fasilitasi Musisi dan Disabilitas, Live Musik Jadi Ruang Ekspresi Baru

11 April 2026 - 17:37 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !