Kepanjen Jadi Surga Baru Kuliner, Dorong Ekonomi Lokal - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 24 Mei 2025 16:37 WIB ·

Kepanjen Jadi Surga Baru Kuliner, Dorong Ekonomi Lokal


 Warga  ramai membeli kuliner di halaman parkir Pasar Sumedang Kepanjen Kabupaten Malang. (ist) Perbesar

Warga ramai membeli kuliner di halaman parkir Pasar Sumedang Kepanjen Kabupaten Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Kawasan Kepanjen di Kabupaten Malang tengah mengalami transformasi menjadi destinasi kuliner baru yang menggeliat. Dalam lima tahun terakhir, industri kuliner di wilayah ini mencatat pertumbuhan signifikan hingga 15 persen, seiring meningkatnya jumlah penduduk dan geliat ekonomi lokal.

Data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang mencatat lonjakan jumlah usaha kuliner, didorong oleh tren masyarakat yang semakin menggemari makanan siap saji dan tempat makan dengan konsep unik. Hal ini memicu kemunculan berbagai tempat makan baru dengan menu yang khas dan inovatif.

Muhamad Bahril, salah satu pelaku usaha kuliner lokal, menyebut Kepanjen sebagai wilayah dengan potensi besar untuk ekspansi bisnis makanan. “Kepanjen terus berkembang. Banyak orang mencari cita rasa lokal yang autentik dan tempat makan yang nyaman. Wisatawan juga mulai melirik kuliner daerah sini. Kalau pelaku usaha bisa menghadirkan sesuatu yang berbeda, peluangnya besar,” jelasnya.

Beberapa tempat makan baru yang mencuri perhatian di antaranya adalah:

Waroeng Jagoan, spesialis seblak dan sambal pedas khas,

Warung Lesehan Yogyakarta, dengan menu paket hemat dan kombo di kawasan Jalibar,

Gurami Bakar Mbah Panji, yang terkenal dengan olahan ikan gurami segar,

Galang Arena Kepanjen (STMJ 86), yang menawarkan STMJ dan aneka lalapan,

Rumah Ikan Do’a Ibu 717, dengan berbagai pilihan seafood segar.

Sementara itu, Kuliner Tepi Rel Kepanjen menjadi wadah strategis bagi UMKM makanan lokal untuk memperkenalkan produknya. Pecinta makanan pedas pun dimanjakan dengan hadirnya Seblak Hagia, Warung Pedas Bu As, dan Nasi Pedas Bu As yang mulai viral di kalangan anak muda.

Tren ini mencerminkan kebangkitan sektor kuliner lokal sebagai pendorong ekonomi yang potensial. Pemerintah dan pelaku usaha diharapkan terus mendorong inovasi serta menciptakan ekosistem usaha yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 233 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Grand Whiz Hotel Trawas Hadirkan “Haven June Staycation”, Kombinasi Pegunungan Asri, Fasilitas Ramah Keluarga, dan Aktivitas Anak yang Menarik

18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Taste of Asia, Promo All You Can Eat Persembahan Atria Hotel Malang di Akhir Pekan

11 Juni 2026 - 15:57 WIB

Lan Hua Chinese Restaurant Malang Sajikan Dragon Boat Family Set, Hadirkan Momen Bersantap Intim Bertiga

9 Juni 2026 - 13:56 WIB

Disparbud Gandeng Penggerak Konservasi Perkuat Ekowisata dan Eduwisata Pesisir Malang Selatan

7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Libur Panjang, 3.500 Wisatawan Padati Mikutopia: Wahana Mega Disco Jadi Favorit Pemacu Adrenalin

31 Mei 2026 - 15:58 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !