BACAMALANG.COM — Upaya penanggulangan banjir di Kabupaten Malang terus dikebut. Proyek normalisasi Sungai Sat di Desa Purwodadi menunjukkan progres nyata: tanggul sepanjang 100 meter telah rampung dibangun dalam tujuh hari pengerjaan. Meski baru sebagian kecil dari target 650 meter, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) menambah satu alat berat guna mempercepat proses pengerjaan.
Pembangunan tanggul ini menjadi bagian penting dari program mitigasi bencana dan penguatan infrastruktur pengendalian air di wilayah rawan banjir. Sebelumnya, proyek ini hanya dikerjakan dengan satu unit alat berat, namun kini BBWS meningkatkan intensitas kerja demi mempercepat realisasi di lapangan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengapresiasi percepatan pembangunan tersebut. Ia menyebut langkah ini krusial dalam meminimalkan risiko banjir yang kerap melanda kawasan itu saat musim hujan.
“Pembangunan 100 meter tanggul ini adalah langkah awal yang strategis. Dengan tambahan alat berat, kami optimis pengerjaan akan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Sadono, Kamis (17/7).
Proyek ini disambut positif oleh warga Desa Purwodadi. Selain memberikan harapan akan perlindungan lebih baik dari banjir, mereka juga menaruh harapan besar agar pembangunan selesai tepat waktu dan berdampak jangka panjang terhadap keamanan lahan pertanian dan permukiman.
Pembangunan tanggul juga diharapkan mampu menjaga stabilitas aliran Sungai Sat yang selama ini rawan longsor dan pendangkalan, khususnya saat debit air meningkat drastis.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































