Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Malang Soroti Beban Pendapatan di Bidang Kesehatan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 11 Sep 2025 17:15 WIB ·

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Malang Soroti Beban Pendapatan di Bidang Kesehatan


 Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Malang menyampaikan pandangan umum fraksi pada rapat paripurna yang dibacakan Juru Bicara Sih Purwaningtyastuti. (ist) Perbesar

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Malang menyampaikan pandangan umum fraksi pada rapat paripurna yang dibacakan Juru Bicara Sih Purwaningtyastuti. (ist)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang menargetkan kenaikan pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 4,976 triliun pada tahun 2026.

Pada rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi, Kamis (11/9/2025), Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Malang menyoroti terkait target pendapatan yang dibebankan pada bidang kesehatan sebesar Rp 372 miliar. Target itu sendiri nantinya harus ditanggung Dinas Kesehatan, RSUD Kanjuruhan, RSUD Lawang, dan RSUD Ngantang.

Khusus RSUD Ngantang, target yang dibebankan sebesar Rp 4,8 miliar. Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan apakah target tersebut cukup realistis.

“Apakah di tahun 2026 rencana pendapatan tersebut realistis, mengingat kondisi RSUD Ngantang belum berkembang dengan baik,” kata Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Sih Purwaningtyastuti.

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan juga mengingatkan pemerintah daerah agar memperhatikan rencana belanja daerah. Pasalnya, ada kenaikan pada rencana belanja daerah 2026.

Tahun ini, rencana belanja daerah sebesar Rp 5,8 triliun. Sedangkan untuk tahun depan naik 1,19 persen atau sebesar Rp 5,21 triliun.

“Kami mengingatkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan belanja daerah dengan memperhatikan program dan kegiatan yang secara langsung meningkatkan kualitas kepada masyarakat. Kemudian, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi tingkat pengangguran,” imbuhnya.

Lalu, Fraksi PDI Perjuangan ingin agar belanja daerah difokuskan untuk peningkatan kualitas SDM, kegiatan yang berorientasi produktif, serta harus efesien dan efektif.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tabur Bunga di TMP Prayuda Nirwana, Polres Malang Perkuat Semangat Pengabdian

24 Juni 2026 - 08:59 WIB

Difabel Jadi Garda Mitigasi Bencana, Aksi Bakti Alam Inklusif Digelar di Gunung Wedon Lawang

23 Juni 2026 - 18:03 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Gelar Bakti Kesehatan Lansia dan Lomba Siskamling

23 Juni 2026 - 14:27 WIB

Terminal Talangagung Disiapkan Jadi Pemberhentian Akhir Trans Jatim Koridor II, Rute Masih Digodok

23 Juni 2026 - 14:20 WIB

Sidang Perdana Dugaan Penyerobotan Lahan di PN Malang Memanas, Terdakwa Sempat Bentak Majelis Hakim

23 Juni 2026 - 08:29 WIB

Listrik Padam Bergilir di Malang Raya, Warga dan Pelaku Usaha Mengaku Merugi

23 Juni 2026 - 07:12 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !