BACAMALANG.COM – Grand Whiz Hotel Trawas menghadirkan suasana baru bagi wisatawan dengan membuka area kemah di kawasan Rindu Alam. Hotel bintang empat yang berlokasi di Jalan Raya Trawas, Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ini memperluas fasilitasnya sebagai upaya menghadirkan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan luar ruangan, mulai dari berkemah, pelatihan, hingga rekreasi keluarga.
General Manager Grand Whiz Hotel Trawas, Indra Purwono, menuturkan bahwa pengembangan area di kaki Gunung Penanggungan tersebut merupakan respons terhadap meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata alam.
“Kami melihat ketertarikan masyarakat pada aktivitas luar ruangan terus meningkat. Banyak yang ingin menikmati alam Trawas tanpa harus pergi jauh atau membawa perlengkapan sendiri. Karena itu, kami menghadirkan area yang dapat digunakan bersama, baik oleh tamu hotel maupun masyarakat umum,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Area kemah ini menawarkan suasana sejuk dengan panorama pegunungan serta pepohonan rindang di sekitarnya. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki kontur lahan yang mendukung aktivitas outdoor, sekaligus memberikan pengalaman berkemah yang aman dan tertata. Menurut Indra, sejak mulai dibuka, respons pengunjung pun terbilang positif. Sejumlah sekolah dan perusahaan telah memanfaatkan area ini untuk kegiatan kemah, pelatihan kepemimpinan, hingga outbound team building.
“Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa area kemah ini memiliki potensi besar sebagai alternatif destinasi edukatif dan kebersamaan berbasis alam di kawasan Trawas,” tambah Indra.
Selain menyediakan lahan terbuka untuk mendirikan tenda, area kemah Rindu Alam juga dilengkapi fasilitas dasar seperti area api unggun, kamar mandi, serta titik penerangan. Fasilitas ini terbuka untuk umum, baik wisatawan individu, komunitas, sekolah, maupun perusahaan yang ingin menggelar kegiatan luar ruangan dengan tetap mengutamakan kenyamanan dan keamanan.
“Pembukaan area kemah di Rindu Alam diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata lokal, khususnya di Kecamatan Trawas yang dikenal sebagai kawasan wisata pegunungan di Kabupaten Mojokerto. Kolaborasi antara pihak hotel, masyarakat sekitar, dan pelaku wisata diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata alam daerah ini,” pungkasnya.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW





















































