BACAMALANG.COM – Kasus dugaan penipuan dengan modus penyamaran identitas menghebohkan warga Kota Malang. Seorang wanita diduga mengaku sebagai laki-laki demi menikahi kekasihnya.
Terduga pelaku bernama Erfastino Reynaldi Malawat (ERM), yang mengaku berasal dari Jakarta dan bekerja sebagai konsultan. Ia diduga menyamar sebagai pria untuk menikahi Intan Anggraeni (28), warga Polehan, Blimbing, Kota Malang.
Pernikahan keduanya berlangsung pada 3 April 2026 di rumah pihak perempuan. Namun, identitas asli ERM mulai terungkap saat malam pertama, ketika Intan menemukan kejanggalan pada tubuh pasangannya.
“Saya baru tahu kalau dia ternyata perempuan saat malam pertama. Dia menggunakan celana dalam yang ada alat kelamin buatannya,” ungkap Intan, Rabu (8/4/2026).
Merasa tertipu, keluarga Intan akhirnya melaporkan ERM ke Polresta Malang Kota pada hari yang sama atas dugaan pemalsuan identitas dan dokumen.
Intan mengaku awalnya tidak menaruh curiga sejak pertama kali berkenalan pada Februari 2026. Hubungan mereka berkembang cepat hingga berujung pernikahan pada April 2026.
Sebelum menikah, korban dijanjikan berbagai hal oleh pelaku, mulai dari mobil mewah Lamborghini, rumah di kawasan Polehan, hingga mahar sebesar 400 dolar AS.
“Katanya saya akan dibelikan Lamborghini warna putih yang sudah lunas, juga rumah akan dibeli dan atas nama saya,” ujarnya.
Namun kenyataannya, saat pernikahan berlangsung, ERM hanya memberikan mahar sebesar Rp100 ribu. Selain itu, janji bulan madu ke Thailand pun tidak pernah terealisasi.
Saat ini, Intan masih mengalami trauma dan mendapat pendampingan dari keluarga. Ia juga mengaku sempat menerima ancaman dari pihak terlapor.
“Tadi saya diancam akan dilaporkan balik ke polisi. Saya takut dan trauma,” tambahnya.
Pihak keluarga pun meminta pendampingan hukum dan telah melaporkan kasus ini secara resmi ke kepolisian.
“Untuk saat ini kami melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan untuk menikahi Saudari Intan,” ujar Eko NS, perwakilan keluarga sekaligus pendamping korban.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan kasusnya tengah dalam proses penyelidikan.
“Benar ada laporan tersebut dan sudah kami terima. Kami akan segera dalami kasus ini,” tegasnya.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































