Tak Disangka! Pengantin Pria Ternyata Wanita, Terbongkar di Malam Pertama - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 8 Apr 2026 16:24 WIB ·

Tak Disangka! Pengantin Pria Ternyata Wanita, Terbongkar di Malam Pertama


 Korban, Intan, menunjukkan laporan penipuan berkedok pria. (ist) Perbesar

Korban, Intan, menunjukkan laporan penipuan berkedok pria. (ist)

BACAMALANG.COM – Kasus dugaan penipuan dengan modus penyamaran identitas menghebohkan warga Kota Malang. Seorang wanita diduga mengaku sebagai laki-laki demi menikahi kekasihnya.

Terduga pelaku bernama Erfastino Reynaldi Malawat (ERM), yang mengaku berasal dari Jakarta dan bekerja sebagai konsultan. Ia diduga menyamar sebagai pria untuk menikahi Intan Anggraeni (28), warga Polehan, Blimbing, Kota Malang.

Pernikahan keduanya berlangsung pada 3 April 2026 di rumah pihak perempuan. Namun, identitas asli ERM mulai terungkap saat malam pertama, ketika Intan menemukan kejanggalan pada tubuh pasangannya.

“Saya baru tahu kalau dia ternyata perempuan saat malam pertama. Dia menggunakan celana dalam yang ada alat kelamin buatannya,” ungkap Intan, Rabu (8/4/2026).

Merasa tertipu, keluarga Intan akhirnya melaporkan ERM ke Polresta Malang Kota pada hari yang sama atas dugaan pemalsuan identitas dan dokumen.

Intan mengaku awalnya tidak menaruh curiga sejak pertama kali berkenalan pada Februari 2026. Hubungan mereka berkembang cepat hingga berujung pernikahan pada April 2026.

Sebelum menikah, korban dijanjikan berbagai hal oleh pelaku, mulai dari mobil mewah Lamborghini, rumah di kawasan Polehan, hingga mahar sebesar 400 dolar AS.

“Katanya saya akan dibelikan Lamborghini warna putih yang sudah lunas, juga rumah akan dibeli dan atas nama saya,” ujarnya.

Namun kenyataannya, saat pernikahan berlangsung, ERM hanya memberikan mahar sebesar Rp100 ribu. Selain itu, janji bulan madu ke Thailand pun tidak pernah terealisasi.

Saat ini, Intan masih mengalami trauma dan mendapat pendampingan dari keluarga. Ia juga mengaku sempat menerima ancaman dari pihak terlapor.

“Tadi saya diancam akan dilaporkan balik ke polisi. Saya takut dan trauma,” tambahnya.

Pihak keluarga pun meminta pendampingan hukum dan telah melaporkan kasus ini secara resmi ke kepolisian.

“Untuk saat ini kami melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan untuk menikahi Saudari Intan,” ujar Eko NS, perwakilan keluarga sekaligus pendamping korban.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan kasusnya tengah dalam proses penyelidikan.

“Benar ada laporan tersebut dan sudah kami terima. Kami akan segera dalami kasus ini,” tegasnya.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sidak Pasar Kebalen, Kapolresta Malang Kota Tegaskan Jalan Umum Harus Kembali pada Fungsinya

7 Mei 2026 - 17:48 WIB

Satpol PP Kabupaten Malang Segel Menara BTS Tak Berizin di Kromengan

7 Mei 2026 - 17:41 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pungli di Pasar Laron Alun-Alun Kota Batu

7 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Alun-Alun Kabupaten Malang Temui Titik Terang, Rencana Pelaksanaan Mulai Tahun Depan

7 Mei 2026 - 13:24 WIB

Perdagangan Miras Tanpa Izin Diungkap, 97 Botol Diamankan Satpol PP Kota Malang

7 Mei 2026 - 09:17 WIB

UB dan Kemenag RI Perkuat Sinergi Pengembangan Riset Ekosistem Halal Nasional

7 Mei 2026 - 09:16 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !