Ambulans Sosial Arek Kepanjen Rusak, Layanan Gratis untuk Warga Terhenti - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 17 Apr 2026 12:20 WIB ·

Ambulans Sosial Arek Kepanjen Rusak, Layanan Gratis untuk Warga Terhenti


 Rusaknya ambulans milik organisasi sosial Arek Kepanjen (AK) membuat puluhan warga kurang mampu kini tak lagi mendapat layanan transportasi gratis. (AK for Baca Malang) Perbesar

Rusaknya ambulans milik organisasi sosial Arek Kepanjen (AK) membuat puluhan warga kurang mampu kini tak lagi mendapat layanan transportasi gratis. (AK for Baca Malang)

BACAMALANG.COM – Rusaknya ambulans milik organisasi sosial Arek Kepanjen (AK) membuat puluhan warga kurang mampu kini tak lagi mendapat layanan transportasi gratis. Mobil yang selama ini digunakan untuk mengantar jenazah, pasien, hingga kondisi gawat darurat itu terpaksa berhenti beroperasi karena mengalami kerusakan mesin.

Ambulans jenis Daihatsu Luxio tipe X tahun 2017 tersebut telah dimiliki AK sejak awal berdirinya. Awalnya difungsikan sebagai mobil siaga, kemudian direnovasi menjadi ambulans dalam tiga tahun terakhir. Kendaraan itu dibeli secara kredit, dengan angsuran yang ditutup dari donasi masyarakat.

Setiap bulan, ambulans ini rata-rata melayani sekitar 25 warga tanpa batas wilayah. Layanan diberikan secara gratis khusus untuk kaum duafa. “Tidak ada batas wilayah, semua yang membutuhkan kami layani,” ujar Rohman, relawan sopir ambulans AK.

Namun sejak kendaraan tersebut mengalami kerusakan, seluruh layanan terhenti total. Kerusakan mulai dirasakan empat hari lalu dan mencapai puncaknya pada Rabu (16/4/2026), saat mobil tidak dapat dijalankan sama sekali.

Diketahui, selang radiator pecah hingga menyebabkan mesin overheat dan harus turun mesin. Faktor usia kendaraan serta tingginya intensitas pemakaian disebut menjadi penyebab utama. “Usia kendaraan dan jam terbangnya tinggi,” jelas Rohman.

Biaya perbaikan diperkirakan mencapai Rp4 juta, belum termasuk penggantian onderdil sebelumnya yang telah menghabiskan Rp1.275.000.

Dampak kerusakan ini langsung dirasakan masyarakat. Sejumlah pasien dan keluarga duafa yang membutuhkan bantuan tidak dapat terlayani, mengingat AK hanya memiliki satu unit ambulans.

“Biasanya warga infak semampunya. Kalau ada yang menghubungi, kami langsung berangkat. Sekarang terpaksa kami tolak karena mobil tidak bisa jalan,” ungkapnya.

Untuk menghidupkan kembali layanan tersebut, AK membuka donasi bagi masyarakat umum dengan target Rp4 juta. Donasi hanya dilakukan melalui rekening resmi AK dan akan ditutup setelah kebutuhan terpenuhi. Jika terdapat kelebihan dana, akan dialokasikan untuk kegiatan sosial tahun depan serta bantuan kebutuhan harian warga duafa.

Selama ini, perawatan rutin dilakukan setiap pergantian oli. Namun AK tidak memiliki dana cadangan untuk kerusakan besar, sehingga harus mengandalkan donasi dari komunitas relawan.

Ke depan, AK berharap dapat menambah satu unit ambulans agar kejadian serupa tidak terulang. “Seharusnya bisa tambah satu unit,” pungkas Rohman.

AK juga menegaskan tidak pernah bekerja sama dengan pemerintah dalam operasionalnya. Mereka berharap semakin banyak donatur yang peduli terhadap keberlangsungan ambulans sosial ini, yang menjadi tumpuan bagi masyarakat kurang mampu.

Warga yang ingin membantu dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi Arek Kepanjen.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Aksi Pencurian Murai Batu di Pamotan Dampit Terekam CCTV, Pelaku Sempat Terjatuh Saat Beraksi

17 April 2026 - 15:22 WIB

Derby Panas Arema vs Persebaya di Kanjuruhan Batal, Terkendala Keamanan dan Penolakan Publik

17 April 2026 - 08:32 WIB

Pengangkatan Kepala Dinas Dinilai Sah, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang: Kritik Saja Kinerjanya

17 April 2026 - 08:25 WIB

Transformasi Digital Tugu Tirta Berbuah Prestasi, Dirut Priyo Sudibyo Raih PWI Jatim Award 2026

17 April 2026 - 08:03 WIB

Pengelola Coban Sewu Bantah Ada Pungli, Penarikan Tarif di Dasar Sungai Sudah Sesuai Izin

17 April 2026 - 07:19 WIB

Beraksi 8 Kali, Polisi Tangkap Dua Pencuri Sepeda Angin di Kota Malang

17 April 2026 - 02:10 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !