Mikutopia Siap Pasang Pagar Pengaman di Dua Jembatan Cangar, Respon Cepat Cegah Aksi Bunuh Diri - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 29 Apr 2026 12:15 WIB ·

Mikutopia Siap Pasang Pagar Pengaman di Dua Jembatan Cangar, Respon Cepat Cegah Aksi Bunuh Diri


 Dari kiri, Kuasa Hukum Mikutopia, Haitsam Nuril Brantas Anarki, S.H., dan Bagas Dwi Wicaksono, S.H. (ist) Perbesar

Dari kiri, Kuasa Hukum Mikutopia, Haitsam Nuril Brantas Anarki, S.H., dan Bagas Dwi Wicaksono, S.H. (ist)

BACAMALANG.COM – Jembatan Cangar yang kerap digunakan sebagai lokasi aksi bunuh diri membuat masyarakat Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, merasa resah. Sejumlah tokoh dan warga pun mendesak adanya langkah cepat dari pemerintah maupun pihak swasta untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Merespons keresahan tersebut, pengelola tempat wisata Mikutopia yang berada di wilayah Bumiaji bergerak cepat.

“Pihak kami sudah mendengar dan sangat merespons keresahan masyarakat sekitar terkait jembatan tersebut. Beberapa waktu lalu, ada perwakilan warga yang menemui kami,” ungkap Haitsam Nuril Brantas Anarki, S.H. dan Bagas Dwi Wicaksono, S.H., selaku kuasa hukum Mikutopia.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai solusi dibahas, terutama langkah konkret untuk mencegah aksi bunuh diri.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang menyampaikan aspirasinya. Dari diskusi panjang, disepakati bahwa salah satu upaya pencegahan adalah dengan memasang pagar pengaman di dua jembatan tersebut,” jelas Nuril.

Ia menambahkan, kedua jembatan memiliki panjang berbeda, yakni sekitar 73 meter untuk jembatan pertama dan 44 meter untuk jembatan kedua.

Sementara itu, Bagas Dwi Wicaksono menegaskan bahwa pembangunan pagar dapat dilakukan dalam waktu singkat apabila mendapat persetujuan dari masyarakat dan pihak berwenang.

“Jika masyarakat menghendaki, kami siap bergerak cepat untuk melakukan pencegahan dengan memasang pagar yang representatif, tanpa mengurangi estetika jembatan,” ujarnya.

Namun demikian, kendala utama saat ini adalah perizinan pemasangan pagar di lokasi tersebut.

“Jika izin dari pihak berwenang dapat segera diberikan, kami akan langsung bergerak memasang pagar di sisi kiri dan kanan kedua jembatan, dengan total panjang mencapai lebih dari 200 meter,” pungkasnya.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Motor Vario Raib di Depan RSAU dr Moenir Singosari, Aksi Pelaku Terekam CCTV

21 Juni 2026 - 17:10 WIB

Gladi Penanganan Erupsi Kelud Dimatangkan, Perkuat Sistem Komando Darurat

21 Juni 2026 - 10:41 WIB

Honda Beat Raib Digasak Maling di Warnet Sawojajar, Aksi Pelaku Terekam CCTV

21 Juni 2026 - 10:22 WIB

Bentuk DESTANA, BPBD Kabupaten Malang Perkuat Kesiapsiagaan Warga Lereng Semeru

20 Juni 2026 - 22:19 WIB

Dukung Yakuza Maneges, DPRD Minta Kemenag Cabut Izin Pesantren Bermasalah

20 Juni 2026 - 19:49 WIB

Padati Alun-Alun Tugu, Ribuan Massa Serukan Keberlanjutan Program MBG

20 Juni 2026 - 11:07 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !