BACAMALANG.COM – Pada Februari hingga Maret 2026, Universitas Negeri Malang melaksanakan program pendampingan UMKM pada usaha pengolahan batu UD. Surya Onix yang berlokasi di Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Program ini bertujuan memperluas jangkauan pemasaran melalui digitalisasi sekaligus meningkatkan kapasitas manajerial perusahaan.
Kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan identifikasi permasalahan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi usaha. Hasilnya menunjukkan bahwa UD. Surya Onix masih menghadapi kendala pada pemasaran digital, pengelolaan administrasi, serta penguatan identitas usaha. Program ini dijalankan oleh mahasiswa Magister Universitas Negeri Malang, Aisya Ramadhani Eka Aprildianti, di bawah bimbingan Prof. Dr. Agung Winarno, M.M., dan Dr. Agus Hermawan, M.M., M.Si., yang memberikan arahan strategis dan evaluasi berkala.
UD. Surya Onix berawal dari usaha rumahan yang memproduksi kerajinan batu marmer seperti asbak, kotak tisu, tempat sabun cair, tempat perhiasan, hingga replika buah untuk dekorasi. Seiring perkembangan, produk meluas ke wastafel, meja, dan kursi. Kini, usaha tersebut telah berkembang menjadi produksi skala lebih besar yang menghasilkan lembaran batu marmer dan andesit untuk kebutuhan lantai, dinding, hingga jalan setapak. Produk unggulan yang paling diminati adalah lembaran batu andesit dengan ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Memantau produksi dan pengolahan batu andesit. (ist)
Berdasarkan wawancara dengan pemilik usaha, pemasaran sebelumnya masih bersifat konvensional dan belum terintegrasi secara digital. Melalui program pendampingan, pelaku usaha menjadi lebih percaya diri untuk memasuki pasar digital. Penguatan identitas merek serta pemanfaatan marketplace dinilai sebagai strategi penting dalam meningkatkan daya saing di era transformasi digital.
Sebagai tindak lanjut, tim pendamping melakukan intervensi pada aspek pemasaran digital dengan membuat dan mengoptimalkan akun Instagram sebagai media promosi, serta membuka toko daring di Tokopedia dengan nama “Surya Onix” untuk memperluas jangkauan pasar. Aisya menyampaikan bahwa dengan kualitas dan potensi yang dimiliki, Surya Onix perlu merambah platform digital agar terus berkembang dan semakin dikenal, meskipun selama ini telah memiliki pesanan secara konvensional. Selain itu, tim juga memproduksi konten digital berupa foto dan video produk batu andesit guna meningkatkan daya tarik visual dan keterlibatan konsumen.
Setelah implementasi toko daring di Tokopedia, mulai terlihat dampak positif berupa masuknya pesanan dari konsumen. Aisya tidak hanya berperan dalam pengembangan platform digital, tetapi juga terlibat langsung dalam proses operasional, termasuk mendampingi pengemasan produk untuk memastikan kualitas dan keamanan pengiriman.

Produk. (ist)
Dalam aspek identitas usaha, dilakukan pembaruan logo agar lebih representatif, profesional, dan mudah dikenali. Selain itu, disusun Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis sebagai pedoman kerja untuk meningkatkan efisiensi, konsistensi, dan kualitas operasional.
Pada bidang administrasi dan keuangan, dilakukan pendampingan dalam penyusunan laporan stok untuk meningkatkan akurasi pencatatan persediaan. Tim juga mengembangkan katalog produk berbasis Google Drive sebagai database digital yang terstruktur dan mudah diakses, serta menyusun laporan keuangan sederhana yang transparan dan sistematis sebagai langkah awal perbaikan pengelolaan keuangan.
Program pendampingan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Prof. Dr. Agung Winarno, M.M., menyampaikan bahwa program ini mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kapasitas dan produktivitas UMKM, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan digitalisasi pemasaran dan pengembangan sistem manajemen usaha. Sementara itu, Dr. Agus Hermawan, M.M., M.Si., menambahkan bahwa program ini turut mendukung SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan produksi dan persediaan yang lebih terstruktur dan efisien.
Melalui rangkaian kegiatan ini, UD. Surya Onix diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta memanfaatkan platform digital secara optimal. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata dunia akademik dalam mendukung pemberdayaan UMKM, khususnya di sektor industri pengolahan batu andesit.
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga


























































