BACAMALANG.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Malang menggelar Musyawarah Cabang X di wilayah Kabupaten Malang, Kamis (30/4/2026). Forum lima tahunan ini jadi panggung konsolidasi sekaligus penentu arah kebijakan partai untuk lima tahun ke depan.
Muscab dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, badan otonom partai, tokoh agama, dan dewan majelis partai. Hadir pula Ketua DPW PPP Jawa Timur H. Arif Winarko, SH, Sekretaris Wilayah M. Zainul Arifin, SP, serta Ketua OKK I H. Nur Hasan yang memberikan arahan strategis.
Ketua DPC PPP Kabupaten Malang, H. Ahmad Daniyal, ST, menegaskan muscab membuka ruang seluas-luasnya bagi kader terbaik untuk maju sebagai calon Ketua DPC periode 2026–2031 secara terbuka, demokratis, dan bermartabat. Muscab kali ini mengusung semangat “Transformasi PPP untuk Indonesia” guna memperkuat struktur dan elektabilitas partai di tengah dinamika politik nasional.
“Kepengurusan lengkap di organisasi partai memang nggak serta merta memastikan PPP akan meraih suara maksimal. Paling tidak setelah evaluasi kemarin, kami harus mencari caleg-caleg petarung pendulang suara. Karena di situlah tingkat keberhasilan partai,” ujarnya.
Daniyal menyebut PPP Kabupaten Malang meraih 60 ribu suara pada Pemilu 2024, naik dari 38 ribu pada pemilu sebelumnya. Rata-rata kenaikan 3.000 sampai 4.000 suara terjadi di setiap dapil. Namun dengan sistem Sainte-Lague, capaian itu belum cukup mengantarkan kader ke kursi DPRD. Karena itu, partai akan memetakan dapil potensial untuk mengamankan minimal satu kursi.
Forum muscab tidak langsung memilih ketua. Peserta menetapkan tim formatur beranggotakan tujuh unsur yang akan menyusun kepengurusan baru. Keputusan diserahkan penuh kepada tim formatur agar lahir kepengurusan yang solid dan berkualitas.
Selain suksesi, muscab jadi ajang evaluasi kinerja pengurus sebelumnya serta penyusunan program kerja yang lebih tajam dan berpihak pada rakyat.
Politikus asli Gondanglegi ini menambahkan, basis pemilih PPP masih didominasi pemilih ideologis dan tradisional. Ke depan, partai akan mulai menggarap pemilih milenial dan Gen Z tanpa meninggalkan basis lama.
Ia optimistis soliditas kader terjaga lewat agenda rutin seperti khataman bulanan dan sosialisasi ke masyarakat. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh kader untuk merapatkan barisan dan menghadirkan kerja nyata di tengah masyarakat.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































