Bukan Sekedar Adu Teknik, 260 Pelajar Bersaing di Kejuaraan Pencak Silat Kabupaten Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 3 Mei 2026 11:16 WIB ·

Bukan Sekedar Adu Teknik, 260 Pelajar Bersaing di Kejuaraan Pencak Silat Kabupaten Malang


 Sebanyak 260 pelajar Kabupaten Malang mengikuti Kejuaraan Pencak Silat yang digelar di SMAN 1 Sumberpucung. (ist) Perbesar

Sebanyak 260 pelajar Kabupaten Malang mengikuti Kejuaraan Pencak Silat yang digelar di SMAN 1 Sumberpucung. (ist)

BACAMALANG.COM – Sekitar 260 talenta muda pesilat menunjukkan kebolehan pada ajang Kejuaraan Pencak Silat yang diikuti antar pelajar dari seluruh penjuru Kabupaten Malang.

Tercatat sebanyak 21 perguruan silat menurunkan talenta terbaiknya untuk mengikuti kejuruan pelajar SD hingga SMA itu. Adapun SMAN 1 Sumberpucung didapuk menjadi tuan rumah pada kejuaraan yang digelar pada 2-3 Mei.

“Di tengah tingginya antusiasme peserta, ajang ini tidak hanya menjadi arena adu teknik, tetapi juga ujian karakter bagi generasi muda,” kata Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang, Zia’ul Haq, S.Sos, SH, M.Ap, Minggu (3/5/2026).

Tidak hanya didominasi oleh laki-laki, ajang itu juga jadi pembuktian bagi para pesilat wanita. Tercatat ada 117 pesilat perempuan dan 143 pesilat laki-laki yang berpartisipasi.

“Kejuaraan ini harus menjadi panggung prestasi, bukan ajang rivalitas yang berujung konflik,” ucap Zia.

Dengan digelarnya kejuaraan tersebut, Zia yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang menginginkan agar pelajar di Kabupaten Malang tidak hanya berprestasi di kelas, namun juga di gelanggang olahraga.

“Jadikan gelanggang ini sebagai tempat mengukir prestasi, bukan permusuhan. Tunjukkan teknik terbaik kalian, mental juara, dan yang paling penting tunjukkan bahwa pesilat itu beradab,” tuturnya.

Tak lupa, Zia juga mengapresiasi peran pelatih, sekolah, dan orang tua menjadi kunci dalam membentuk pesilat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental.

“Terima kasih untuk semua pelatih, orang tua, dan sekolah yang terus mendukung anak-anak kita. Tanpa kalian, tidak ada generasi penerus pencak silat,” Zia mengakhiri.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Motor Vario Raib di Depan RSAU dr Moenir Singosari, Aksi Pelaku Terekam CCTV

21 Juni 2026 - 17:10 WIB

Gladi Penanganan Erupsi Kelud Dimatangkan, Perkuat Sistem Komando Darurat

21 Juni 2026 - 10:41 WIB

Honda Beat Raib Digasak Maling di Warnet Sawojajar, Aksi Pelaku Terekam CCTV

21 Juni 2026 - 10:22 WIB

Bentuk DESTANA, BPBD Kabupaten Malang Perkuat Kesiapsiagaan Warga Lereng Semeru

20 Juni 2026 - 22:19 WIB

Dukung Yakuza Maneges, DPRD Minta Kemenag Cabut Izin Pesantren Bermasalah

20 Juni 2026 - 19:49 WIB

Padati Alun-Alun Tugu, Ribuan Massa Serukan Keberlanjutan Program MBG

20 Juni 2026 - 11:07 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !