BACAMALANG.COM – Aksi pencurian ponsel terjadi di depan sebuah toko di Jalan Dieng Nomor 1, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat dini hari (8/5/2026) sekitar pukul 04.12 WIB.
Korban diketahui merupakan seorang abang becak yang sedang berjaga di depan toko dan sempat tertidur sesaat di area luar toko.
“Aksi pencurian HP terjadi di depan sebuah toko di Jalan Dieng Nomor 1, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Jumat dini hari sekitar pukul 04.12 WIB,” ujar pelapor yang juga anak korban melalui unggahan di Instagram malangraya_info, Sabtu (9/5/2026).
Menurut pelapor, sang ayah sedang menjaga toko sambil beristirahat di kursi depan toko ketika pelaku datang mengambil ponsel miliknya.
“Bapak saya jaga toko dan sempat ketiduran sebentar sekitar jam 04.13 WIB. Lalu pelaku datang dan mengambil HP bapak saya,” ungkapnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat seorang pria lanjut usia berjalan perlahan sambil membawa rokok menyala. Ia mengenakan topi putih, kaos hitam lengan pendek, celana panjang abu-abu, dan sandal jepit hitam.
Pelaku sempat mengamati dasbor becak yang terparkir di lokasi. Setelah beberapa langkah meninggalkan area, pria tersebut kembali mendekati becak dan mengambil ponsel merek Oppo yang berada di dalam dasbor.
Ponsel itu diambil menggunakan tangan kanan, lalu dipindahkan ke tangan kiri sebelum dimasukkan ke saku belakang celana sebelah kiri. Setelah berhasil mengambil HP korban, pelaku langsung berjalan meninggalkan lokasi.
Video rekaman CCTV tersebut kemudian viral di media sosial dan menuai berbagai komentar netizen.
Akun Aditya menulis, “Kok yo mentolo cuk hapene tukang becak.” Sementara akun Obiens berkomentar, “Anak putu mu melok isin pastine pak, tuwek gak tambah ibadahe malah maling.”
Komentar lain datang dari akun Garage 13 yang mengaku mengenali sosok pelaku. “Koyok ero aq wonge iku, temenan ero aq wonge dan ero tinggal e di endi,” tulisnya.
Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas pada dini hari. Barang berharga sebaiknya tidak ditinggalkan tanpa pengawasan untuk menghindari tindak pencurian.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































