BACAMALANG.COM – Diduga akibat pengaruh minuman keras (miras), sebuah mobil sedan Mitsubishi Lancer menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah pertigaan Jalan Sunandar Priyo Sudarmo–Jalan Sulfat, Kota Malang, pada Jumat (5/6/2026) dini hari. Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang penumpang sepeda motor meninggal dunia.
Korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Eko Prasetyo, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.13 WIB. Peristiwa bermula saat mobil Mitsubishi Lancer bernomor polisi N-1759-KQ melaju dari arah utara ke selatan.
“Mobil tersebut dikemudikan oleh Fitzy Annizhar Saffarezha (21), warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Kendaraan melaju cukup kencang. Diduga pengemudi kurang hati-hati dan tidak konsentrasi saat berkendara,” ujarnya.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi N-4951-EGI yang dikendarai Adi Santoso (25), warga Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, sedang berhenti di persimpangan lampu merah Sulfat-Pandean.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kurangnya antisipasi dari pengemudi mobil, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Sedan tersebut menghantam bagian belakang sepeda motor hingga pengendara dan penumpangnya terpental.
Akibat kejadian itu, Adi Santoso mengalami luka-luka. Sementara penumpangnya, Sonia Jainatus (21), warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, mengalami luka berat dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti di Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota.
“Terkait dugaan pengemudi mobil dalam kondisi mabuk, masih kami selidiki lebih lanjut. Kami juga telah berkoordinasi dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan guna memastikan kondisi pengemudi saat kejadian,” pungkas Iptu Eko.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































