BACAMALANG.COM – Peristiwa unik mewarnai malam takbir di Masjid Besar Gondanglegi. Sepeda motor milik Ucik W, warga Gondanglegi, yang sempat dikira hilang dicuri, ternyata hanya tertukar dengan motor milik seorang dosen perempuan. Fakta tersebut baru terungkap setelah satu minggu penuh kebingungan.
Ucik menuturkan, malam itu ia memarkir sepeda motornya di area masjid untuk mengikuti kegiatan takbir. Namun, seorang perempuan berinisial A yang juga berada di lokasi tanpa sadar membawa pulang motor miliknya.
“Kontaknya pas, jok juga bisa dibuka, jadi dia mengira itu motornya sendiri,” ujar Ucik.
Keesokan harinya, A tetap menggunakan motor tersebut untuk beraktivitas, termasuk mengajar di kampusnya di Kota Batu. Selama beberapa hari, ia tidak menyadari adanya kejanggalan. Bahkan, ia sempat mengeluhkan kondisi motor yang dirasanya berbeda dari biasanya.
“Sepeda kok tidak enak begini, padahal baru dicuci sudah kotor lagi,” pikirnya saat itu.
Kesalahan tersebut baru diketahui pada hari Minggu ketika A hendak mencuci motor dan melihat nomor polisi kendaraan yang berbeda. Ia pun menyadari bahwa motor yang dipakainya bukan miliknya.
Merasa motornya tertukar, A sempat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kampus, namun belum menemukan titik terang. Ia kemudian menghubungi ibunya dan menceritakan peristiwa yang dialaminya.
Sang ibu meminta A mengingat kembali aktivitas terakhir saat menggunakan motor tersebut. Setelah menelusuri ingatannya, A akhirnya teringat pernah menghadiri malam takbir di Masjid Besar Gondanglegi.
Mengetahui hal itu, ibunya kemudian menghubungi pihak masjid dan takmir yang masih memiliki hubungan keluarga. Informasi tersebut lalu diteruskan kepada petugas parkir yang bertugas saat malam takbir.
“Tukang parkir bilang kemungkinan motor itu tertukar saat malam takbir karena pemiliknya juga sedang mencari-cari,” kata Ucik.
Dari situlah terungkap bahwa motor yang selama ini dicari ternyata memang tertukar. Setelah mendapat informasi tersebut, petugas parkir segera menghubungi Ucik.
“Setelah tukang parkir tahu ada motor tertukar, langsung menghubungi saya. Alhamdulillah motor akhirnya kembali,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pelajaran bahwa keramaian di tempat umum dapat memicu kelalaian kecil yang berujung kesalahpahaman. Beruntung, kasus yang semula diduga pencurian tersebut berakhir damai berkat komunikasi yang baik antarwarga dan dukungan keluarga.
Sebelumnya, sepeda motor Honda Beat putih bernopol N-2237-HH milik Ucik W dilaporkan hilang saat diparkir di Jalan Kauman, tepat di utara Masjid Besar Gondanglegi, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban sempat melaporkan kehilangan tersebut kepada takmir masjid serta menyebarkan informasi melalui grup WhatsApp dan Facebook.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































