BACAMALANG.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi meninjau ruang President Suite Grand Paviliun RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang, Senin (29/6/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia di Grand Paviliun RSSA. Ruang VIP, VVIP, hingga President Suite menjadi fasilitas unggulan yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan, privasi, serta pelayanan kesehatan yang komprehensif bagi pasien.
President Suite di Grand Paviliun RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang adalah fasilitas rawat inap tertinggi dan paling premium. Terletak di lantai 6 gedung Grand Paviliun, dengan fasilitas yang dirancang berstandar “hotel bintang lima” untuk memberikan privasi maksimal dan kenyamanan bagi pasien VVIP.
Khofifah mengatakan, Grand Paviliun RSSA yang diresmikan pada April 2026 merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Salah satu layanan berkualitas tersebut adalah mempermudah penanganan kesehatan bagi pasien dengan kondisi tertentu yang harus dibawa ke ICU. Di sini, pasien-pasien yang dirawat di kamar-kamar tertentu yakni VVIP dan President Suite cukup stay saja, tidak perlu dibawa ke ICU, namun peralatan medis yang diperlukan akan disiapkan dan dibawa ke kamarnya,” ujar Khofifah usai peninjauan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi menyempatkan ngopi di KopMart sebagai salah satu pendukung layanan di Grand Paviliun RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang, Senin (29/6/2026). (Nedi Putra AW)
Menurutnya, konsep layanan tersebut diharapkan dapat diterapkan di rumah sakit milik Pemprov Jatim, termasuk bagi pasien dengan kondisi terminal. Kehadiran keluarga dinilai menjadi bagian penting dari proses pendampingan pasien.
“Peran keluarga sangat diperlukan, khususnya pada saat-saat terakhir, agar bisa mendampingi dan memandu dengan bacaan-bacaan tertentu sebelum menghadap Yang Maha Kuasa,” tegasnya.
Khofifah menambahkan, layanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas fisik, tetapi juga didukung tenaga medis dan paramedis yang profesional. Karena itu, ruang VVIP dan President Suite di Grand Paviliun RSSA diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi pasien.
Ia juga membandingkan fasilitas tersebut dengan layanan di RSUD dr. Soetomo Surabaya, khususnya Graha Amerta, yang telah memiliki peralatan medis lengkap dan didukung dokter spesialis berpengalaman.
“Namun di sana belum ada ruangan yang disiapkan seperti di RSSA ini, dengan ruang rawat inap seluas 76 meter persegi dan tarif di bawah harga hotel berbintang,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Saiful Anwar Malang, dr. Mochamad Bachtiar Budianto, Sp.B., Subsp.Onk(K), FINACS, FICS, MMRS, menjelaskan Grand Paviliun dibangun untuk mengakomodasi kebutuhan pasien kelas VIP, VVIP, hingga President Suite.
Gedung berlantai tujuh tersebut memiliki kapasitas 100 tempat tidur dengan desain interior yang nyaman dan menenangkan. Untuk tahap operasional, RSSA menyiapkan 80 kamar dengan tarif, untuk sementara ini, mulai Rp800 ribu hingga sekitar Rp1 juta per malam.
“Sementara yang kami siapkan sebanyak 80 kamar untuk operasionalnya dengan tarif mulai Rp800.000 sampai Rp1 juta,” jelas Bachtiar.
Pada akhir kunjungan, Khofifah bersama Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi juga meninjau sejumlah fasilitas pendukung, salah satunya KopMart yang disediakan untuk memudahkan kebutuhan logistik keluarga pasien selama mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan layanan kesehatan terus berkembang melalui penyediaan fasilitas yang modern, berkualitas, serta berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien. Kehadiran Grand Paviliun juga diharapkan semakin memperkuat posisi RSSA sebagai rumah sakit rujukan utama di Jawa Timur.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW





















































