BACAMALANG.COM – Upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha olahan hasil perikanan terus dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur. Bersama Anggota DPRD Jawa Timur, DKP menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Kelautan dan Perikanan untuk Masyarakat Sejahtera (KUSUMA) Ikan di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, belum lama ini.
Selain memberikan pelatihan pengolahan ikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan peralatan kepada tiga Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) hasil perikanan, yakni Poklahsar Sari Rasa Ceria, Sumber Sari, dan Mina Makmur Jaya.
Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang menghadirkan narasumber Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi Partai NasDem Hj. Jajuk Rendra Kresna, S.E., M.M., Febrina Estuningtyas, S.Pi. dari DKP Jatim, serta Anang Setyanugraha dari Dinas Perikanan Kabupaten Malang.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Jajuk Rendra Kresna menegaskan bahwa program KUSUMA Ikan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha berbasis perikanan.
“Pemerintah perlu terus memberikan stimulus kebijakan, memotivasi masyarakat, serta menyosialisasikan program kesehatan seperti pencegahan stunting dan penguatan kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.
Pada sesi pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai teknik pengolahan ikan yang baik, higienis, dan sesuai standar agar produk seperti bakso ikan maupun abon memiliki kualitas lebih baik, aman dikonsumsi, serta memiliki daya simpan lebih lama.
Peserta juga mengikuti praktik pembuatan odeng berbahan dasar ikan tenggiri. Jenis ikan ini dipilih karena memiliki kandungan protein dengan daya ikat tinggi, sehingga menghasilkan tekstur yang kenyal dan cita rasa premium.
Instruktur menjelaskan, kualitas odeng sangat dipengaruhi oleh penerapan rantai dingin (cold chain) saat proses penggilingan serta keseimbangan komposisi antara daging ikan dan tepung tapioka. Teknik tersebut telah mengacu pada standar Good Manufacturing Practices (GMP) bagi UMKM perikanan, sehingga produk layak dipasarkan baik dalam bentuk siap santap maupun makanan beku (frozen food).
Melalui pelatihan dan bantuan peralatan ini, diharapkan pelaku UMKM pengolahan hasil perikanan mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor perikanan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































