Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Irigasi Bululawang, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Jul 2026 08:53 WIB ·

Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Irigasi Bululawang, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan


 Polisi dan tenaga kesehatan Puskesmas Bululawang bersama melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad. (Humas Polres Malang) Perbesar

Polisi dan tenaga kesehatan Puskesmas Bululawang bersama melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad. (Humas Polres Malang)

BACAMALANG.COM – Warga Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di saluran irigasi area persawahan, Kamis (2/7/2026). Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tali pusar yang masih menempel.

Kasi Humas Polres Malang, AKP M. Budiono, menjelaskan bahwa jasad bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang mencium aroma tidak sedap dari arah saluran irigasi. Saat dilakukan pengecekan, saksi melihat sesosok bayi laki-laki mengapung di aliran air.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Bululawang. Petugas dari Polsek Bululawang bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Malang dan tenaga kesehatan Puskesmas Bululawang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad bayi.

“Hingga saat ini kami telah meminta keterangan para saksi dan melakukan pendalaman di sekitar lokasi. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Seluruh temuan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh. Kami terus memburu pelaku,” tegas AKP Budiono.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan panjang tubuh sekitar 25 sentimeter dan tali pusarnya masih menempel. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Polisi menduga bayi itu baru saja dilahirkan sebelum akhirnya dibuang ke saluran irigasi. Meski demikian, penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Saat ini penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri identitas orang tua bayi, serta melakukan penyelidikan di sekitar lokasi penemuan guna mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Semester I 2026, BPBD Kabupaten Malang Tangani 232 Kejadian Bencana, Longsor Paling Dominan

4 Juli 2026 - 10:55 WIB

Aksi Curanmor Trail di Gondanglegi Digagalkan Warga, Dua Pelaku Berakhir di Tangan Polisi

4 Juli 2026 - 05:17 WIB

Rampok Mobil di Sumberpucung Ditangkap, Polisi Buru Kemungkinan Pelaku Lain

3 Juli 2026 - 20:52 WIB

YPTWT Gagal di Pengadilan, YPTT Tegaskan Hak Kelola SMK/STM Turen dan SMP Bhakti

3 Juli 2026 - 18:30 WIB

Percepat Indonesia Bebas TBC, Wamenkes Tinjau Skrining Massal Berbasis X-Ray di Dampit

3 Juli 2026 - 15:20 WIB

Kembangkan Merek Kolektif ‘Kafemilk’, FAST UB Dorong Hilirisasi Potensi Lokal melalui Program Pemberdayaan Peternak Kambing-Kopi di Ampelgading, Kabupaten Malang

3 Juli 2026 - 14:26 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !