BACAMALANG.COM – Semangat sportivitas dan pembinaan karakter mewarnai Kejuaraan Karate Antar Pelajar Piala Kaajendam V/Brawijaya 2026 yang digelar di Aula Ajendam V/Brawijaya, Kota Malang, Minggu (5/7/2026). Kejuaraan yang diselenggarakan Mushikawa Karate Indonesia (MKI) ini diikuti 162 atlet pelajar berusia 6 hingga 15 tahun dari 74 sekolah se-Malang Raya.
Kejuaraan secara resmi dibuka oleh Kepala Ajudan Jenderal Kodam V/Brawijaya (Kaajendam V/Brawijaya), Letkol Caj Tri Agung Budi Wibowo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga wadah membangun karakter generasi muda melalui olahraga.
“Melalui kejuaraan ini kami ingin membentuk generasi muda yang disiplin, sportif, memiliki semangat kebersamaan, serta mampu menghargai proses dalam meraih prestasi,” ujar Tri Agung.
Ia menjelaskan, karate menjadi salah satu media efektif untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan mental pantang menyerah sejak usia dini. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi langkah awal menjaring bibit-bibit atlet potensial yang akan dibina secara berkelanjutan hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini dinilai sangat tinggi. Karena itu, Ajendam V/Brawijaya berencana menjadikan Piala Kaajendam sebagai agenda tahunan.
“Insya Allah ke depan kejuaraan ini akan digelar setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” katanya.
Menurut Tri Agung, pembinaan atlet sejak usia dini menjadi investasi penting dalam melahirkan karateka berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia. Atlet-atlet yang meraih prestasi nantinya akan mendapatkan pembinaan lanjutan melalui kolaborasi Ajendam V/Brawijaya bersama Mushikawa Karate Indonesia.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan, mulai dari panitia, pelatih, orang tua, sponsor, hingga berbagai instansi yang terlibat.
“Menang dan kalah adalah hal biasa dalam kompetisi. Yang paling penting adalah pengalaman, proses belajar, serta semangat untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya kepada para peserta.
Sementara itu, Ketua Panitia Agus Yulianto mengatakan kejuaraan ini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun karakter anak-anak melalui olahraga karate.
“Karate mengajarkan disiplin, rasa hormat, tanggung jawab, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah positif agar anak-anak lebih aktif berolahraga dan tidak bergantung pada penggunaan gawai secara berlebihan,” ujarnya.
Menurut Agus, kejuaraan ini menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus penjaringan atlet muda berbakat yang dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat daerah, nasional hingga internasional.
Pada edisi perdana ini, para peserta bertanding di dua nomor, yakni Kata dan Kumite, dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, serta semangat persaudaraan.
Kejuaraan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kaajendam V/Brawijaya Letkol Caj Tri Agung Budi Wibowo yang juga menjabat sebagai Pelindung Pengurus Pusat Mushikawa Karate Indonesia. Dukungan itu menjadi bentuk sinergi antara institusi TNI dan organisasi olahraga dalam membina generasi muda melalui kegiatan yang positif dan edukatif.
MKI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan, di antaranya Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT), Pemerintah Kota Malang, Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, KORMI Kota Malang, para sponsor, mitra kerja, donatur, serta seluruh anggota Mushikawa Karate Indonesia.
Lebih dari sekadar kompetisi, kejuaraan ini menjadi sarana bagi para atlet muda untuk belajar menghargai proses, menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada, sekaligus mempererat persaudaraan tanpa memandang asal sekolah maupun dojo.
Mengusung motto “Fight To Be United, Tatami Tempat Kita Berjuang, Prestasi Tujuan Kita”, Mushikawa Karate Indonesia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan generasi karateka yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































