Batu Secret Zoo, Satu-satunya Lembaga Konservasi Dengan Koleksi Dua Spesies Macan Dahan

Macan Dahan jenis Sunda Clouded Leopard koleksi Batu Secret Zoo, Kamis (5/8/2021). (ned)

BACAMALANG.COM – Kucing besar atau Big Cat adalah hewan seperti Harimau, Singa, Jaguar atau juga Macan Tutul. Hewan-hewan ini tersebart di beberap benua. Namun ada kucing besar yang berasal dari Asia dan merupakan Big Cat terkecil di dunia yang dinamakan kucing dahan.

Ada dua spesies macan dahan di Asia, yang pertama Clouded Leopard yang tersebar mulai dari Nepal, India hingga Malaysia. Sementara yang kedua adalah Sunda Clouded Leopard yang hanya bisa ditemukan di Indonesia yaitu di pulau Sumatera dan juga Kalimantan.

Kedua spesies ini ternyata dapat dijumpai di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2 Kota Batu. “Batu Secret Zoo adalah satu-satunya lembaga konservasi yang memiliki dua spesies macan dahan sekaligus yaitu macan dahan Asia dan juga macam dahan Sunda,” ungkap dokter hewan Batu Secret Zoo, Roosy Margaretha saat ditemui, Kamis (5/8/2021).

Dokter Roosy mengatakan Sunda Clouded Leopard (neofelis diardi diardi) yang dimiliki oleh Batu Secret Zoo dan lahir di tahun 2015 ini diberi nama si Captain.
“Ada kisah sedih dibalik si Captain ini, karena dia ditangkap dari pemeliharaan secara ilegal, dia ditangkap secara paksa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dari alam liar dan kemudian pihak terkait berhasil menyelamatkan dia di pusat rehabilitasi Cikananga Sukabumi hingga akhirnya di tahun 2020 tiba di Batu Secret Zoo,” paparnya.

Roosy menambahkan, penamaan Clouded Leopard ini mengarah pada pattern atau pola yang ada di kulit atau bulu mereka yang berbentuk seperti awan. Pebedaan antara Sunda Clouded Leopard dan Asian Clouded Leopard (neoatau Macan Dahan Asia hanya dari warnanya saja.

“Kalau yang Asian lebih cerah atau lebih kuning sementara Sunda Clouded Leopard yang berasal dari Indonesia berwarna lebih gelap atau lebih abu-abu,” jelasnya.

Sementara macan dahan Asia koleksi Batu Secret Zoo lainnya adalah Asian Clouded Leopard (neofelis nebulosa) berjenis kelamin betina. Lahir di tahun 2014 di tanggal 16 Juli di Usti Zoo Ceko, kucing yang memiliki kekerabatan sangat dekat dengan Saber Tooth ini datang di Batu Secret Zoo pada bulan Desember tahun 2020.

“Satwa ini masuk dalam kategori terancam punah, menurut data jumlahnya kurang dari 10.000 ekor di alam karena diburu secara ilegal oleh banyak oknum yang ingin menjadikan satwa ini sebagai satwa peliharaan, tapi mereka tidak tahu bahwa satwa ini sangatlah berbahaya,” urainya.

Faktor lainnya, imbuh dia, adalah deforestasi hutan atau kehilangan habitat juga menjadi ancaman utama bagi kelestarian satwa ini. Dokter Roosy mengaku macan dahan ini tidak terlalu mengalami kesulitan saat proses adaptasi di Batu Secret Zoo. Pakan yang diberikan adalah daging kanguru, marmut hingga daging kelinci.

“Daging kanguru diberikan karena lemaknya lebih sedikit dari daging sapi, agar macan dahan ini metabolismenya terjaga sehingga nanti dalam perkembangannya tidak terlalu gemuk,” paparnya.

Daging ini diimpor dari Australia, dan menurut dokter Roosy jumlahnya masih mencukupi, khususnya di masa PPKM seperti sekarang ini. “Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga kelestarian satwa yang sangat indah ini sehingga anak cucu kita kelak juga masih dapat melihat mereka secara lestari,” tandasnya. (ned)