Bawakan 15 lagu, Efek Rumah Kaca Tampilkan Isu Lingkungan di We Hear Uuu Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 6 Sep 2024 10:08 WIB ·

Bawakan 15 lagu, Efek Rumah Kaca Tampilkan Isu Lingkungan di We Hear Uuu Malang


 Akbar Bagus Sudibyo, drummer Efek Rumah Kaca (tengah), saat konferensi pers beberapa jam sebelum tampil di panggung We Hear Uuu di Malang Creative Center (MCC), Kamis (5/9/2024). (Nedi Putra AW) Perbesar

Akbar Bagus Sudibyo, drummer Efek Rumah Kaca (tengah), saat konferensi pers beberapa jam sebelum tampil di panggung We Hear Uuu di Malang Creative Center (MCC), Kamis (5/9/2024). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Grup band indie Efek Rumah Kaca (ERK) hadir sebagai penampil utama dalam live concert We Hear Uuu di Malang Creative Center (MCC), Kamis (5/9/2024) malam. Band indie asal ibukota ini menyiapkan hingga 15 lagu untuk menyapa Penerka, sebutan bagi fans ERK.

“Penonton di Malang selalu rame, responsif, dan nggak pernah rusuh dan selalu tertib. Jadi kita seneng, malah dikasih waktu sejam kita bisa lebih,” ujar Akbar Bagus Sudibyo,

Drummer Efek Rumah Kaca, saat konferensi pers beberapa jam sebelum tampil di panggung.
Menurut dia, udara di Malang yang sejuk dan penonton yang luar biasa selalu membuatnya rindu untuk manggung kembali di Malang.

Akbar juga mengungkapkan, ERK sangat mendukung misi edukatif lingkungan dalam live concert WE HEAR UUU, yang kali ini berkolaborasi dengan Shelterfield dan Ilitterless untuk mengajak audiens peduli dan bertindak nyata dalam program penanaman bibit pohon. Bahkan kakak kandung dari presenter Indra Bekti tersebut membawa tumbler minumannya sendiri dalam konferensi pers sore itu.

“Kita selalu setuju dan selalu ingin terlibat sama kampanye-kampanye itu, karena nomor satu kita makin sering diberi kesempatan untuk menyuarakan tentang lingkungan,” paparnya.

Meski demikian Akbar mengaku bahwa nama band Efek Rumah Kaca ini awalnya tidak berkonotasi untuk menjadi grup musik yang menyuarakan lingkungan hidup sebagai isu utama. Setidaknya ada nama Hush, Rivermaya, dan Superego, hingga dipakailah Efek Rumah Kaca, seperti nama album pertama mereka pada tahun 2007.

Akbar sendiri merupakan personel terakhir yang bergabung dengan band yang dibuat oleh Cholil Mahmud, Adrian, Hendra dan Sita pada tahun 2001 ini.

Selain ERK, We Hear Uuu juga menampilkan sejumlah musisi lokal yang sudah tidak asing lagi, seperti Jubilee Marisa, Brigade 07, Atlesta (1 Dekade Sensation), dan Si Anjing Gila dari Selatan.

Pewarta: Nedi Putra AW

Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 226 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Siswi SMAN 3 Malang Raih Gold Medal ISIF 2024, Ciptakan Salep Alami untuk Penyembuhan Luka Diabetes

7 Mei 2026 - 08:28 WIB

“Ngleremno Ati” Akan Digelar, Ruang Bunyi dan Jagongan Seni ala Kelompok Bermain Mlebu Metu

5 Mei 2026 - 16:53 WIB

Kelompok Penyanyi Jalanan dari Berbagai Daerah Bersatu di Bulungan, Rayakan Ulang Tahun ke-44

3 Mei 2026 - 01:06 WIB

Malang Youth Day 2026: Pentas Seni Lintas Agama di HKY Kayutangan, Gaungkan Moderasi dan Peran Aktif Anak Muda

30 April 2026 - 11:10 WIB

Kompak dan Berdaya, Emak-Emak PKH Pakisaji Perkuat Kapasitas Lewat “Belajar Bareng, Seneng Bareng”

27 April 2026 - 17:42 WIB

“Kartini Aero Smash” Jadi Ajang Unjuk Gigi Atlet Perempuan Malang Raya

26 April 2026 - 21:51 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !