Berbagi Kebahagiaan, Ajak Outbound Anak Yatim ke Kota Batu - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Sep 2020 20:26 WIB ·

Berbagi Kebahagiaan, Ajak Outbound Anak Yatim ke Kota Batu


 Berbagi Kebahagiaan, Ajak Outbound Anak Yatim ke Kota Batu Perbesar

BACAMALANG.COM – Bulan Muharram merupakan bulannya anak yatim piatu, dan Rasulullah memerintahkan umatnya untuk berpartisipasi memelihara anak yatim piatu.

“Bulan Muharram adalah bulannya anak yatim piatu. Selain memberi pelajaran diluar kelas, kami juga ingin berbagi kebahagiaan kepada mereka dengan mengajak outbond,” tegas Relawan Pendamping anak yatim Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Eko Wahyudi, Selasa (15/9/2020).

Eko mengatakan, peserta outbound adalah anak yatim binaan LMI di Kabupaten Malang. Adapun perinciannya meliputi, anak Yatim Wilayah Mangir, Aufa Bagus, Femilia dan Juwanita.

Wilayah Kepanjen, Sinta, Satriyo, Riki, Ajii dan Bayu. Wilayah Jatikerto, Aria – Narti, Putra, Rafi – Arif, Siska, dan Rina. Wilayah Gondanglegi, Yanti, Ikhrom, Ilham, Salabi dan Ajib. Untuk jumlah guru pendamping yang ikut ada 2 orang.

“Outbound ini mengambil tema Bahagia Mereka, Bahagia Kita. Kami outbound di Agro Kusuma Batu,” tutur Eko.

Eko menjelaskan, kegiatan ini banyak memberikan manfaat positif. ” Selain menumbuhkan rasa syukur, manfaat lainnya adalah membahagiakan anak yatim. Kegiatan rutin tiap tahun satu kali,” papar Eko.

Eko mengungkapkan, saat outbound juga diberi pengajaran untuk melatih
kemandirian, kekompakan, kedisiplinan dan semangat untuk tolong-menolong.

Eko mengatakan, saat pandemi seperti ini kegiatan dengan anak – anak yatimpun terkena dampaknya. Hal ini karena beberapa pembinaan jadi terkendala tidak bisa rutin. “Sehingga peningkatan potensi anak-anak juga terganggu,” tutur Eko.

Ke depan, Eko berharap semakin banyak orang dermawan yang peduli dengan anak-anak yatim.

“Harapannya, semakin banyak orang dermawan yang peduli dengan anak-anak yatim. Kami juga berterima kasih kepada salah satu lembaga yang membantu Kami dalam kegiatan ini yaiutu LMI,” ujar Eko mengakhiri. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Siaga Hadapi Banjir hingga Longsor, Polresta Malang Kota Libatkan 357 Personel Gabungan

6 November 2026 - 21:25 WIB

Jum’at Berkah ke-14, Aremania Jodipaness Pererat Silaturahmi Lintas Komunitas

6 November 2026 - 20:55 WIB

Pascapenyadapan Komunikasi Presiden: Bersih-bersih Institusi Atau Perang Kekuasaan?

6 November 2026 - 20:43 WIB

Kukuhkan Lima Profesor Baru, UB Hadirkan Gagasan Inovatif di Bidang Hukum hingga Perdamaian

6 November 2026 - 20:19 WIB

Buron Curanmor Tajinan Dibekuk di Madura, Motor Korban Diubah Warna dan Nomor Mesin Digerinda

6 November 2026 - 18:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !