Buka Pelatihan Desain Grafis, Wali Kota Malang Dorong Literasi Digital dan Kreativitas Masyarakat - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

OPINI · 25 Okt 2025 12:12 WIB ·

Buka Pelatihan Desain Grafis, Wali Kota Malang Dorong Literasi Digital dan Kreativitas Masyarakat


 Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Perbesar

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan

daya manusia di era digital.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ruang pembelajaran teknis semata, tetapi juga wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Malang melalui Diskominfo untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan daya saing sumber daya manusia di era digital,” terang Wahyu.

Keaktifan Diskominfo dalam menggelar berbagai pelatihan serupa disebutkannya merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Kota Malang sebagai smart city, kota kreatif, dan kota berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional. “Pelatihan desain grafis ini sesuai dengan keinginan masyarakat Kota Malang melalui musrenbang tematik dan pokir. Antusias peserta memang luar biasa, makanya kita adakan dalam dua tahap karena mereka berkeinginan kuat dan perlu kita arahkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyu menekankan pentingnya pendampingan dalam menghadapi derasnya arus teknologi agar kemampuan digital masyarakat tidak disalahgunakan. “Dalam era digital saat ini perlu kita dampingi. Jangan sampai mereka mengetahui hal-hal yang kaitannya dengan kemajuan teknologi dalam hal negatif,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Wahyu juga mengapresiasi keikutsertaan anak-anak istimewa dalam kegiatan ini. Menurutnya, keterlibatan mereka menjadi bukti bahwa ruang kreatif di Kota Malang bersifat inklusif dan terbuka bagi semua kalangan. “Kita juga menyambut baik dan mengapresiasi keikutsertaan anak-anak istimewa. Mereka tidak mau kalah, mudah-mudahan mereka juga bisa berpartisipasi dengan baik,” tambahnya.

Lebih jauh dikatakannya bahwa desain grafis tidak hanya berbicara soal estetika, namun juga efektivitas komunikasi visual. Visual yang kuat dan bermakna dapat menjadi jembatan antara ide dan audiens secara cepat dan tepat, sehingga penguasaan desain grafis menjadi keterampilan penting di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, pendidikan, bisnis, dan industri kreatif.

Wahyu berharap pelatihan ini mampu menumbuhkan talenta-talenta digital unggul di Kota Malang yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga berpikir kreatif, adaptif, dan visioner agar tetap relevan di tengah perubahan zaman. “Jadikan pelatihan ini momentum untuk menggali potensi diri, memperluas wawasan, dan membangun jejaring yang produktif antar pelaku kreatif di Kota Malang,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari enam program penguatan literasi digital yang dilaksanakan Diskominfo sepanjang tahun 2025. Tidak hanya itu, Widianto mengungkapkan pelatihan desain grafis ini diharapakan juga dapat membantu perkembangan UMKM di Kota Malang.

“Desain grafis kini bukan hanya soal estetika, tetapi juga strategi komunikasi visual yang berperan penting dalam membangun branding dan identitas usaha. Namun masih banyak pelaku usaha yang belum memahami dasar desain, seperti pemilihan warna, tipografi, dan komposisi visual,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, kegiatan pelatihan desain grafis diikuti oleh total 299 peserta, yang terbagi dalam dua tahap: sesi pertama diikuti sebanyak 150 peserta dan sesi kedua sebanyak 149 peserta. Seluruh peserta merupakan usulan masyarakat yang disampaikan melalui musrenbang tematik dan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kota Malang. (iu/yn)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Metri Topeng dari Sailendra

18 Juni 2026 - 14:10 WIB

Tahun Baru Hijriah: Saatnya Berhenti Mengeluh dan Mulai Berbenah

18 Juni 2026 - 05:48 WIB

Hari Lahir Pancasila: Merawat Gagasan Besar di Tengah Bangsa yang Terus Berubah

1 Juni 2026 - 20:09 WIB

1 Juni: Pancasila dan Tugas Sejarah Kaum Muda Mengawal Republik

1 Juni 2026 - 17:39 WIB

Dua Puluh Satu Mei Reformasi: Ketika Semangat Pemuda Kabupaten Malang Diuji oleh Zaman

22 Mei 2026 - 11:19 WIB

Membaca Dengan Kritis Hibah Aset Daerah Oleh Pemkab Malang ke UNIBRAW

18 Mei 2026 - 20:43 WIB

Trending di OPINI

©Hak Cipta Dilindungi !