Dahsyatnya Marah Jokowi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

OPINI · 2 Jul 2020 11:33 WIB ·

Dahsyatnya Marah Jokowi


 Dahsyatnya Marah Jokowi Perbesar

Oleh : Dedy Mawardi, Sekjen Seknas Jokowi

Ketika Jokowi marah, semua langsung menggeliat. Politisi sibuk berkomentar, pengamat dengan kepandaiannya mencoba memaknai marahnya Jokowi.

Netizenpun terus ikut meramaikan situasi biasa dengan gayanya. Para oposisi sontak bangun dari tidur tanggungnya ambil tungku buat api langsung goreng-goreng isu.

Semua menggeliat bukan saja karena marahnya Jokowi semata tapi karena dalam arahannya Jokowi menyebut satu frasa yakni “reshuffle”.

Semua menafsirkan frasa itu macam-macam. Ada yg berasumsi bahwa Jokowi akan mereshuffle kabinetnya.

Media massapun turut berdendang ria menyanyikan lagu mendadak reshuffle ramai-ramai.

Supaya lebih menarik isu reshuffle ini dimainkan di jejaring WAG. Beredarlah brodcast WA daftar nama menteri baru yang akan diumumkan Jokowi.

Para pemain politik sibuk membangun opini dengan berbagai cara untuk meyakinkan publik bahwa menteri si A itu A1 diganti.

Betapa dahsyat dampak marahnya Jokowi. Nyaris urusan perang melawan pendemi Corona berhenti.

Publik sempat sejenak melupakan pandemi ini. Padahal marahnya Jokowi itu sangat jelas arahnya yakni hanya mengingatkan kepada para menteri dan kepala lembaga keuangan untuk tidak kaku, santuy dan ragu bahkan takut berlebihan untuk mengeluarkan kebijakan guna mengatasi dampak pendemi Covid–19 khusus kepada rakyat, baik sektor kesehatan dan sektor ekonomi.

Pesan lain marahnya Jokowi juga mengingatkan kepada Kita semua untuk bergotong-royong bersama untuk membantu pemerintah melawan pandemi Covid–19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan di era New Normal ini.

Mari pak/bu menteri dan kepala lembaga keuangan lebih keras lagi, jangan kaku, jangan takut berlebihan dalam bekerja demi bangsa dan negara melawan pandemi Covid–19 dan dampaknya ini. Jokowi selaku Presiden sudah pasang badan dan Rakyat akan mendukung pengabdian mu..

Menteng, 1 Juli 2020.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dari Adu Keras Menjadi Adu Karya

12 September 2026 - 15:08 WIB

Diskotik Jalanan, Hegemoni Ketidakpatutan

9 September 2026 - 17:31 WIB

September Hitam: Refleksi atas Jejak Pelanggaran HAM di Indonesia

5 September 2026 - 09:24 WIB

Membakar Lahan & Hutan: Ekspresi dari Ekonomi sebagai Panglima

1 September 2026 - 06:35 WIB

Memperkuat Akar Organisasi: Semangat Baru DPK GMNI Fakultas Tarbiyah Universitas Al-Qolam Malang

31 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Muktamar ke-35 NU: Menguji Elastisitas Khittah di Pusaran Elitisme Modern

29 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Trending di OPINI

©Hak Cipta Dilindungi !