Dikendalikan dari Lapas, Polres Malang Ringkus Tersangka Jaringan Narkoba - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 4 Mei 2020 14:09 WIB ·

Dikendalikan dari Lapas, Polres Malang Ringkus Tersangka Jaringan Narkoba


 Dikendalikan dari Lapas, Polres Malang Ringkus Tersangka Jaringan Narkoba Perbesar

BACAMALANG.COM – Peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan atau lapas ternyata masih tumbuh subur.

Hal ini terungkap setelah Polres Malang mengamankan tiga orang tersangka yang terlibat jaringan peredaran narkoba dari dalam lapas. Tiga orang tersangka ini berasal dari dua jaringan yang berbeda.

Adapun ketiga tersangka yang diamankan adalah Eko Hermawan (29) warga Desa Bocek, Kecamatan Karangploso; Galih Adi Kuncahyo (29) dan Juan warga Desa/Kecamatan Sumberpucung.

Tersangka Eko merupakan jaringan dari Lapas Pamekasan. Sementara Galih dan Juan masuk dalam jaringan Lapas Madiun.

“Tersangka Galih dapat dari Juan dan itu suruhan dari NS di Lapas Madiun. Galih dan Juan sudah kita amankan. Yang Karangploso ini ambil barang dari R di Lapas Pamekasan. Ini dua jaringan yang berbeda. Kita dalam pengembangan terus jaringan lapas ini,” kata Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, dalam rilis di Mapolres Malang, Senin (4/5/2020).

Dari tersangka Galih dan Juan, polisi menyita barang bukti 30,67 gram sabu. Sedangkan dari tersangka Eko, petugas menyita barang bukti 45,70 gram sabu.

“Mereka sudah beroperasi sekitar 1 sampai 2 tahun. Kita masih koordinasi dengan pihak lapas, baik yang di Malang atau luar Malang. Karena memang masih banyak yang beredar dari lapas. Memang perlu pengetatan dari dalam lapas, tidak bisa dikerjakan sendiri oleh polisi, tapi harus semua stakeholder,” ucap Hendri.

Di sisi lain, tersangka Eko menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu menahu dari mana barang haram tersebut berasal. Dia mengaku hanya disuruh oleh NS.

“Saya cuma meranjau saja, cuma disuruh masang,” tuturnya. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Satu Komando Hadapi Bencana, Polres Malang Cek Kesiapan Personel dan Peralatan

6 November 2026 - 13:16 WIB

Hak Dibela, Sengketa Diselesaikan: Kiprah Agus Subyantoro & Partners di Kepanjen

6 November 2026 - 13:04 WIB

Bantuan Perbaikan Rumah Mulai Mengalir, Warga Tirtoyudo Masih Khawatir Longsor Susulan

6 November 2026 - 12:23 WIB

Antisipasi Gangguan Air, Tugu Tirta Siagakan Tangki Gratis Selama Peremajaan 13 SPAM

6 November 2026 - 11:06 WIB

Arema Samarinda Siap Dilantik, Pulang ke Malang untuk Pererat Persaudaraan dan Silaturahmi

6 November 2026 - 06:40 WIB

Laporan 110 Ditindaklanjuti, Polisi Evakuasi Pria Meninggal di Kamar Kos Lowokwaru

5 November 2026 - 21:22 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !