Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai 47 Juta Rupiah - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 9 Jul 2022 09:23 WIB ·

Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai 47 Juta Rupiah


 Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai 47 Juta Rupiah Perbesar

BACAMALANG.COM – Peta peredaran Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal utamanya rokok ilegal masih marak beredar melalui jasa ekspedisi. Hal tersebut dikarenakan salah satunya karena efek pandemi yang belum usai.

Menanggapi hal tersebut, Bea Cukai Malang tak tinggal diam dan terus berupaya menekan
peredaran rokok ilegal dengan melakukan giat operasi pasar dan operasi perusahaan jasa titipan.

“Berawal dari infomasi Tim Intelijen dan Penindakan Bea Cukai Malang pada Kamis, 7 Juli 2022, bahwa akan terdapat pengiriman Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) ilegal melalui jasa ekspedisi P*M dengan menggunakan mobil dengan nomor polisi AG 8xx6 VJ,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Gunawan Tri Wibowo.

Ia melanjutkan, tim berhasil menghentikan sarana pengangkut tersebut, dan setelah dilakukan pemeriksaan berhasil didapati BKC HT jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dengan merek Lea Bold, Lea Mild dan GA Black tanpa dilekati pita cukai sejumlah 7 koli dengan total barang ±3.980 bungkus dengan perkiraan ±79.600 batang.

Atas hasil penindakan tersebut, Tim membawa barang ke Kantor Bea Cukai Malang dan memperkenankan sarana pengangkut untuk melanjutkan perjalanan.

“Dari hasil penindakan tersebut ditaksir kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp
47.760.000,- dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 27.860.000,” imbuhnya.

Pihaknya dalam hal ini memberikan sosialisasi dan himbauan kepada jasa ekspedisi terkait larangan melakukan pengiriman BKC baik HT maupun MMEA ilegal.

“Kami akan selalu bekerja maksimal untuk memberantas peredaran Barang Kena Cukai ilegal, agar masyarakat kita terlindungi dari barang haram tersebut, yang mana hal tersebut sesuai dengan salah satu tupoksi kami yaitu sebagai community protector,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Gagal Bobol Kasir Toko di Tumpang, Pria Diringkus Warga

18 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Sempat Istirahat Lalu Ambruk Lagi, Pesepeda Turen Meninggal Saat Menuju JLS

18 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Refleksi Kemerdekaan, Program Doktoral Sosiologi UMM Hadirkan Para Tokoh Agama untuk Rawat Persatuan Bangsa

18 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Motor Mahasiswi Raib di Gang Galunggung, Pelaku Curi Scoopy Hanya Butuh Dua Menit

18 Agustus 2026 - 10:13 WIB

AH PEK FUN RUN 3K Ajak Warga Malang “Lari Bareng, Merdeka Bareng”

18 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Jelang HUT ke-14, BeSS Resort & Waterpark Malang Hadirkan Dream Forest untuk Kenalkan Alam kepada Anak

18 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Trending di EVENT & ACARA

©Hak Cipta Dilindungi !