JENDERAL ANDIKA Tangisnya Kapolri, hanya engkau yang bisa mengatasi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

OPINI · 19 Agu 2022 10:12 WIB ·

JENDERAL ANDIKA Tangisnya Kapolri, hanya engkau yang bisa mengatasi


 JENDERAL ANDIKA Tangisnya Kapolri, hanya engkau yang bisa mengatasi Perbesar

Oleh: Dr. Riyanto, M. Hum*

JENDERAL ANDIKA
Tangisnya Kapolri, hanya engkau yang bisa mengatasi

“Pak Jangan ke Nduga. Kabupaten Nduga zona merah.
Jenderal Bambang Nurmantyo, dan Jenderal Tito Karnavian menyarankan, pak Presiden Joko Widodo untuk tidak ke Nduga Papua …..
“Saya tidak mau tahu. Itu urusanmu !
Akhirnya Presiden Jokowi sampai ke Nduga. Aman – aman saja …..

Saya lebih suka, terdengar mantap, sebutan Jenderal Andika Perkasa, sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.
Beliau pernah menjadi Komandan satuan elit rahasia Satgultor 81 (pasukan elitnya elit Kopassus).

“Kasus Ferdy Sambo cepat selesaikan !
“Pak jangan !, itu zona merah …..
Kalau itu yang dikatakan Jenderal Andika Perkasa, betapa malunya pak Luhut Binsar Panjaitan dan pak Prabowo Subianto. Beliau darah merah Kopassus, pemoles Satgultor.

Memang Kepolisian sedang Zona Merah. Dipanggilnya Pangab, karena presiden faham. Mungkin Kapolri sedang terbelenggu, atau dibelenggu. Istilah dagang, sudah “kecipratan. Sudah terlalu lama “toleransi terhadap intoleransi, kebablasan.

Hendaknya dipahami, intonasi suara Presiden Joko Widodo, adalah “tangisnya” Kapolri.
Waktumu tinggal beberapa bulan lagi, bersihkan kepolisian.
Kalau berhasil, ada perpanjangan. Kalau tiga kali, engkau akan jadi menteri …..

Siiiap Komandan !!!
Sampai akhir jabatan, tidak hanya kepolisian. Preman – preman, gali – gali jalanan akan saya bersihkan, tanpa diketahui media masa.
Inshaallah pasti, bang Ucok dan kawan-kawan tertawa riang.

Inilah akibat kepolisian engkau lepaskan.
Moga – moga saya tidak sedang mimpi …..

*?? Dirgahayu Republik Indonesia.

*Lebih baik pulang nama, daripada gagal di medan laga

*) Dr Riyanto M.Hum, Budayawan dan Akademisi Universitas Brawijaya Malang
*) Isi tulisan menjadi tanggung jawab sepenuhnya penulis.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Peran Mindful Eating dalam Menjaga Kesehatan Mental

23 Juni 2026 - 19:47 WIB

Metri Topeng dari Sailendra

18 Juni 2026 - 14:10 WIB

Tahun Baru Hijriah: Saatnya Berhenti Mengeluh dan Mulai Berbenah

18 Juni 2026 - 05:48 WIB

Hari Lahir Pancasila: Merawat Gagasan Besar di Tengah Bangsa yang Terus Berubah

1 Juni 2026 - 20:09 WIB

1 Juni: Pancasila dan Tugas Sejarah Kaum Muda Mengawal Republik

1 Juni 2026 - 17:39 WIB

Dua Puluh Satu Mei Reformasi: Ketika Semangat Pemuda Kabupaten Malang Diuji oleh Zaman

22 Mei 2026 - 11:19 WIB

Trending di OPINI

©Hak Cipta Dilindungi !