BACAMALANG.COM – Selain sebagai kota kreatif, Malang juga merupakan gudang dari olahragawan berprestasi. Salah satunya adalah Kartika Winna Shafira, seorang atlet sepatu roda yang telah memenangkan sejumlah penghargaan di tingkat regional maupun nasional.
Perempuan kelahiran Kota Malang pada Mei 2009 ini bahkan ikut mewakili Provinsi Jawa Timur untuk berlaga dalam Lomba Sepatu Roda Freestyle di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara 2024 ini.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya, karena pertama kalinya olahraga Freestyle ini masuk dalam mata lomba PON Aceh pada September depan,” ungkapnya, Rabu (28/8/2024).
Kartika mengatakan, persiapan yang dilakukan adalah berlatih setiap hari di klub, maupun bersama tim Puslatda Jawa Timur di Kota Jombang.
Ia merasa bersyukur berkat dukungan dari orang-orang terdekat dan pelatih klub, dirinya merasa enjoy dan fokus.
Ia mengaku, latihan atau strategi khusus pada dasarnya sama dengan latihan-latihan sebelumnya.
“Tapi yang perlu dilakukan adalah mengasah trik agar sempurna, karena olahraga ini sangat menantang dengan mempelajari hal baru maupun trik baru yang selalu ada,” tegas atlet yang telah menjalin kontrak sebagai brand ambassador sebuah merek sepatu roda freestyle dari Italia ini.
Selain itu, imbuh Kartika, ada pula suka dan dukanya saat mengikuti lomba. Salah satunya mempunyai teman yang berbeda kota maupun provinsi.
“Kita juga bisa mengisi waktu luang menjadi lebih bermanfaat dengan latihan sepatu roda, bisa tampil di acara pentas seni di sekolah, sementara kalau menang lomba kita mendapatkan bonus berupa medali, dan sertifikat agar memudahkan untuk daftar sekolah melalui jalur prestasi,” bebernya.
Meski demikian, juara 1 Porprov Jatim 2023, ini juga mengisahkan dukanya, yakni jika terjatuh ada potensi cedera, banyak memar maupun luka bekas jatuh, bahkan sampai menyebabkan patah tulang.
“Alhamdulillah, saya juga masih bisa konsisten dan bertahan di jalur ini, mengingat saya sudah menekuni sepatu roda ini 10 tahun lalu, tepatnya sejak tahun 2014,” ujarnya.
Di tengah kegiatannya dalam berlatih, perempuan yang juga juara 3 babak kualifikasi PON Aceh-Sumut 2024 ini masih menaruh harapan sebagai penunjang dalam meraih prestasinya.
“Semoga pemerintah melalui Disporapar dan KONI Kota Malang maupun Provinsi Jawa Timur dapat memberikan support terbaik bagi para atletnya yang melaju ke PON Aceh-Sumut ini,” harapnya.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor: Aan Imam Marzuki



















































