BACAMALANG.COM – Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Jatiguwi Sumberpucung Kabupaten Malang mengakibatkan satu orang meninggal, Senin (3/6/2024).
Korban meninggal, warga Dusun Krajan Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang, Teguh Wahyono (61).
Korban merupakan pedagang kopi dan gorengan yang biasa mangkal di depan ruko jalan menuju ke SMAN 1 Sumberpucung. Saat kejadian kala itu korban perjalanan hendak menjual kopi dan gorengan.
“Kecelakaan beruntun di Sumberpucung, mengakibatkan 1 orang meninggal,” tegas Kanit Gakkum Lakalantas Polres Malang, Ipda Joko Taruno kepada media.
Kejadian berawal saat itu Teguh mengendarai motor Honda Grand membawa rombong jualannya melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di TKP, Teguh berbelok ke arah utara atau kanan jalan dan bersamaan itu searah di belakangnya melaju mobil Izusu Panther Minibus yang dikemudikan warga Dusun Krajan Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo, Safrudin (52) melaju dengan kecepatan sedang.
Mobil Isuzu itu tiba-tiba menabrak belakang sepeda motor yang ditumpangi korban. Diduga mobil itu menabrak karena pengemudi tidak bisa menguasai stang kemudi dan rem.
“Karena jarak sudah dekat dan pengemudi Izusu Panther Minibus tidak dapat menguasai stang kemudi dan rem sehingga menabrak belakang motor yang dikendarai korban,” imbuhnya.
Pada saat pengemudi Izusu Panther menabrak motor pedagang kopi dan gorengan cukup keras bersamaan dari arah berlawanan barat ke timur melaju motor Honda Supra X 125 dikendarai warga Dusun Alasteledek Desa Putukrejo Kecamatan Kalipare Irawati (23).
Setelah tertabrak mobil dari belakang, dari depan sepeda motor Honda Grand itu juga tertabrak sepeda motor Honda Supra X 125 yang melaju dari arah berlawanan.
Akibatnya korban mengalami luka kritis di kepala mengakibatkan meninggal di lokasi dan dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Kepanjen.
Sedangkan pengendara Honda Supra X 125 mengalami luka lecet-lecet pada tangan serta luka kaki sebelah kanan kemudian dirawat di RS Wava Husada Kepanjen Kabupaten Malang.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki



















































