Kunjungi SPI Kota Batu, Rudi S. Kamri: Kita Semua Harus Peduli Menyelamatkan Anak Bangsa - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Jul 2022 20:55 WIB ·

Kunjungi SPI Kota Batu, Rudi S. Kamri: Kita Semua Harus Peduli Menyelamatkan Anak Bangsa


 Kunjungi SPI Kota Batu, Rudi S. Kamri: Kita Semua Harus Peduli Menyelamatkan Anak Bangsa Perbesar

BACAMALANG.COM – Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu yang terletak di Jalan Raya Pandanrejo, No.2, Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, kedatangan seorang pengamat sosial yang sekaligus juga Chief Executive Officer (CEO) dari Kanal Anak Bangsa TV, Rudi S. Kamri, pada Jumat (15/7/2022) siang.

Adapun maksud dan tujuan kedatangan Rudi S. Kamri, yang juga tercatat sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) ke SPI, adalah bukan untuk membela manajemen SPI atau apapun,

“Sikap saya tegas, akan tetapi biarlah itu berproses hukum dan saya tidak ikut campur. Saya tidak ingin menambah opini publik, disisi lain sekolah ini harus diselamatkan,” kata Rudi sapaan akrabnya kepada awak media.

Masih kata Rudi, karena ratusan anak-anak tidak mampu dan yatim piatu yang bersekolah disini mereka berharap, sangat ingin turut andil bisa mengenyam pendidikan di SPI Kota Batu tersebut.

“Jadi saya meminta kepada manajemen SPI dan Yayasan SPI untuk memperbaiki diri, dan ternyata mereka sudah melakukan apa yang saya minta,” tegas praktisi media tersebut.

Lebih lanjut ia menambahkan, jika dirinya mempunyai analogi atau persamaan, seperti ibarat ini adalah lumbung padi dan disini ada tikus, maka cukup membasmi tikusnya saja.

“Kita hanya harus melakukan membasmi tikusnya saja, jangan merusak lumbungnya itu komitmen saya. Karena padi-padinya masih sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tukas dia.

Disinggung terkait petisi dari para siswa-siswi yang ketakutan akan dampak berita miring di luaran, yang mungkin diduga akan berimbas pada ditutupnya SPI, Rudi menyebutkan, bahwa rasa takut dan was-was yang saat ini dirasakan oleh para siswa siswi adalah hal yang wajar.

“Jadi begini, saya mengerti akan kekhawatiran yang mereka rasakan. Karena badai ini masih berlangsung dengan makin simpang siurnya opini publik, akan tetapi saya katakan pada mereka (siswa-siswi-red), biarlah proses hukum yang berjalan,” paparnya.

Sebagai penggiat sosial, Rudi juga mengajak semua unsur terkait beserta stakeholder agar mendengar kekhawatiran mereka.

“Rasa khawatir mereka harus kita maknai bahwa mereka menyayangi SPI, saya juga sudah berkomunikasi dengan beberapa Alumni SPI. Mereka juga sama kok, ingin menyelamatkan adik-adiknya yang saat ini masih mengenyam pendidikan di SPI,” pungkas Rudi. (Eko)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

BPBD dan Polres Malang Nyatakan Karhutla Gunung Bromo di Wilayah Jemplang Sudah Padam

8 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Kuatkan UMKM Desa Betak, Kolaborasi Mahasiswa PKM FEB UB dan Pelaku Usaha Wujudkan Transformasi Sistem Keuangan dan Pemesanan Digital

8 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Partilibur Caravan 2026 Tampil Perdana di Batu Night Spectacular, Selama 2 Hari Hadirkan 105 Penampil dengan Konsep Caravan Bernuansa Sirkus

8 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Satreskrim Polres Malang Selesaikan 54 kasus di Juli 2026

8 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Sindikat Pencuri Baterai Lithium di 17 Lokasi Ditangkap, Rugikan Operator Rp 450 Juta

7 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Dies Natalis ke-39 Fakultas STeM UB, Usung Semangat Transformasi Menuju Era Baru dengan Tetap Mengakar pada MIPA

7 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !