BACAMALANG.COM – Niatnya membakar sampah, namun nahas yang dialami Yunita, 45, warga Jalan Tenaga Utara, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pasalnya usai membakar sampah, api yang ditimbulkannya menjalar hingga membakar seluruh tumpukan sampah yang selama ini ia kumpulkan.
Ironisnya api juga melalap kios yang digunakan untuk menyimpan barang bekas. UPT PMK berhasil memadamkan api setelah satu jam kemudian, Jumat (28/6/2024).
Awalnya Imam Syofi’i (80), tetangga Yunita yang tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) kira-kira berjarak lima meter sedang keluar rumah pada pukul 10.45. Kemudian ia melihat sedikit bumbungan asap di depan TKP. Dikira karena kebiasaan Yunita yang gemar bakar-bakar, maka asap itu pun ia abaikan.
Namun saat keluar rumah untuk kedua kali, Imam melihat api sudah membesar. Waktu itu sudah membakar habis kasur bekas yang ada di TKP dan merambat ke rongsokan lain.
“Saya teriak-teriak ke tetangga termasuk memanggil Yunita dan Jaenudin sebagai pemilik rongsokan, dalam waktu lima belas menit, api sudah melalap dua bangunan sekaligus,” ujar Imam, Jumat (28/6/2024).
Mengetahui api semakin besar, warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, mulai dari selang-selang kecil hingga ember dan kaleng bekas cat yang diisi air penuh. Ironisnya, kejadian itu baru dilaporkan ke tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang pada pukul 11.07.
Tak lama kemudian (10 menit), tim UPT Damkar Kota Malang sampai di lokasi, ketika api sudah separuh dipadamkan oleh warga. Setelah api berhasil dijinakkan, Kepala UPT Damkar Kota Malang Agoes Soebekti menjelaskan sebab insiden kebakaran kali ini karena kelalaian saat membakar sampah.
“Saat itu pemilik rongsokan sedang membakar sampah, lalu ditinggal ke kamar mandi,” terang Agoes.
Tanpa memeriksa terlebih dahulu apakah api sudah padam atau tidak, Yunita beranjak ke dalam rumahnya. Karena cuaca yang sangat panas dan TKP banyak dipenuhi rongsokan barang bekas yang muda terbakar, sehingga api cepat menyebar.
Diperkirakan akibat kebakaran ini, Yunita mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp. 100 juta. Pemilik rongsokan Yunita mengalami luka bakar di pipi sebelah kanan karena ikut berusaha memadamkan api serta satu anjing miliknya mati terbakar.
Pewarta : Rohim Alfarizi
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki



















































