BACAMALANG.COM – Semangat merawat seni dan budaya Nusantara terus digelorakan Lesbumi Sumberpucung, Kabupaten Malang. Komitmen tersebut ditandai dengan pengukuhan pengurus sekaligus Silaturahmi dan Pengukuhan Griya Lesbumi Sumberpucung, Rabu (26/8/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut berlangsung di Griya Lesbumi Sumberpucung, kediaman Nanang Mansyur di wilayah Karangkates, Kecamatan Sumberpucung.
Sejumlah pengurus dan anggota Lesbumi Sumberpucung hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir pula perwakilan pengurus MWC NU Sumberpucung.
Suasana kegiatan semakin kental dengan nuansa budaya ketika Ketua Lesbumi Sumberpucung, Yasin, membuka acara melalui lantunan seni Mocopat.
Griya Lesbumi Sumberpucung sendiri diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi berkembang sebagai rumah bersama bagi para seniman dan budayawan di Sumberpucung dan sekitarnya.
Nanang Mansyur, selaku tuan rumah sekaligus pengurus Griya Lesbumi Sumberpucung, mengatakan keberadaan griya tersebut diharapkan mampu menjadi ruang untuk merawat tradisi sekaligus memperkuat hubungan antarpelaku seni dan budaya.
“Kami berharap Griya Lesbumi ini menjadi rumah bersama untuk merawat tradisi dan mempererat silaturahmi. Sesuai prinsip kita, yaitu nguri-uri budaya, nguatake persaudaraan, ngayomi umat lan bangsa,” ujar Nanang Mansyur kepada BACAMALANG.COM, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan para seniman dan budayawan, khususnya di Kecamatan Sumberpucung dan wilayah sekitarnya.
Tidak hanya mempererat silaturahmi, Lesbumi Sumberpucung juga ingin menjadikan momentum tersebut sebagai langkah untuk menjaga keberlangsungan seni dan tradisi Nusantara, khususnya di kawasan Malang Selatan.
Ke depan, Lesbumi Sumberpucung berencana menggelar pertemuan rutin setiap 40 hari sekali. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung setiap Rabu Legi di Griya Lesbumi Sumberpucung.
Dengan adanya agenda rutin tersebut, Griya Lesbumi diharapkan semakin terbuka dan berkembang menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk mengenal, merawat, sekaligus melestarikan kekayaan seni dan budaya Nusantara.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































