PBSI Kota Malang Bidik Bibit Porprov 2027 Lewat Wali Kota Malang Open 2026 - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 25 Agu 2026 06:09 WIB ·

PBSI Kota Malang Bidik Bibit Porprov 2027 Lewat Wali Kota Malang Open 2026


 Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Ketua PBSI Kota Malang Heri Mursyid saat pembukaan Wali Kota Malang Open Bulutangkis 2026. (ist) Perbesar

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Ketua PBSI Kota Malang Heri Mursyid saat pembukaan Wali Kota Malang Open Bulutangkis 2026. (ist)

BACAMALANG.COM – Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mulai dilakukan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Malang. Salah satunya melalui Kejuaraan Bulutangkis Wali Kota Malang Open 2026 yang digelar di GOR Platinum dan dibuka langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Kejuaraan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat kontingen Kota Malang pada Porprov 2027.

Ketua PBSI Kota Malang, Heri Mursyid, mengatakan Wali Kota Malang Open menjadi salah satu instrumen untuk memantau perkembangan sekaligus menjaring atlet terbaik.

“Wali Kota Malang Open ini salah satu persiapan untuk Porprov. Mayoritas yang kita kirim untuk Porprov adalah hasil dari penjaringan berbagai event, termasuk juara di event ini,” ujar Heri, Senin (24/8/2026).

Menurut Heri, komposisi atlet Porprov nantinya tidak ditentukan hanya berdasarkan hasil satu turnamen. Setelah Wali Kota Malang Open, para atlet masih akan mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bahan evaluasi sebelum dilakukan seleksi akhir.

“Dari berbagai event itu kita pilih yang terbaik. Kemudian biasanya enam bulan atau satu tahun sebelum Porprov, kita seleksi ulang dan kita pusatkan latihan di Puslatkot,” jelasnya.

Tantangan Menjaga Prestasi dan Pendidikan Atlet

Heri menyebut salah satu tantangan terbesar dalam pembinaan atlet bulutangkis di tingkat kota dan kabupaten adalah menjaga keseimbangan antara pendidikan formal dengan peningkatan kemampuan olahraga.

Menurutnya, sejumlah klub besar telah memiliki fasilitas pemondokan dan sekolah dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet. Namun, fasilitas serupa belum banyak tersedia di tingkat kota maupun kabupaten.

“Memang kita harus akui bahwa untuk klub-klub besar mereka sudah ada tempat mondok sekaligus sekolah yang kurikulumnya disesuaikan. Sementara di tingkat kota/kabupaten seluruh Indonesia belum ada yang bisa membuat solusi agar akademis jalan, ijazah dapat, tapi setiap hari latihan skill-nya juga meningkat,” ungkapnya.

Untuk menyiasati persoalan tersebut, PBSI Kota Malang berencana membangun komunikasi dan kerja sama dengan klub-klub besar. Salah satu skema yang disiapkan adalah peminjaman atlet binaan ketika Kota Malang membutuhkan tambahan kekuatan untuk menghadapi Porprov.

“Kita kadang-kadang membuat perjanjian dengan klub-klub besar. Pada saat kita butuh atlet untuk mewakili kota, kita bisa pinjam dari sana untuk kita kirim ke Porprov,” terangnya.

Pola tersebut, lanjut Heri, diharapkan membuat pembinaan atlet sejak usia dini di Kota Malang tetap memberikan manfaat bagi daerah. Atlet yang telah berkembang dan kemudian bergabung dengan klub besar tetap berpeluang dipanggil untuk membela Kota Malang.

“Jadi atlet-atlet yang dari nol kita didik di sini, terus sudah pintar diambil mereka, tetap pada saat kita membutuhkan, kita bisa panggil untuk mewakili kota. Kita akan upayakan ke sana. Kita jalin komunikasi dengan klub-klub besar itu,” imbuhnya.

Wali Kota Targetkan Prestasi Naik

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi penyelenggaraan Wali Kota Malang Open 2026. Menurutnya, kompetisi menjadi sarana penting untuk mengukur hasil latihan sekaligus menemukan atlet-atlet potensial.

“Ini tentunya menjadi satu ajang untuk membuktikan terkait dengan apa yang sudah dilakukan oleh atlet-atlet yang sudah mulai berlatih. Dan tentunya untuk menguji hasil dari latihan tersebut adalah dengan melaksanakan pertandingan pada hari ini,” kata Wahyu.

Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan atlet muda yang dapat mengharumkan nama Kota Malang di berbagai kejuaraan, baik tingkat Jawa Timur maupun nasional.

Wahyu juga menargetkan adanya peningkatan prestasi Kota Malang pada Porprov 2027. Ia menyebut capaian sebelumnya yang baru meraih medali perunggu harus ditingkatkan menjadi perak bahkan emas.

“Kami ingin menggali atlet-atlet yang bisa nanti membawa nama Kota Malang, terutama nanti di Porprov tahun 2027, agar Bhumi Arema ini betul-betul dapat terjaga dan kita bisa mendapatkan target yang sudah kita tetapkan,” tuturnya.

“Supaya nanti memang Kota Malang yang kemarin baru saja mendapatkan perunggu saja, bisa mendapatkan perak atau emas,” sambung Wahyu.

Ia menambahkan, Kota Malang memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penghasil atlet. Karena itu, berbagai kompetisi seperti Wali Kota Malang Open dinilai penting sebagai ruang bagi atlet muda untuk menguji kemampuan sekaligus menjadi bagian dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tokoh Tinju Malang Raya Turun Gunung, Dukung Bibit Muda di Ring Bandungrejosari

24 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Warga Kepanjen Semarakkan Kirab Budaya, Jaga Tradisi dan Perkuat Persatuan

24 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Ribuan Pelari Meriahkan Airlangga-Kahuripan Fun Fest 5K 2026

23 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siap Kolaborasi

23 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Izabelle Kiara Kurniawan Guncang Malang, Rilis Single “Tak Sangka” dalam Kichella The 17th Tour

23 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Kreativitas Daur Ulang Warga Penarukan Ramaikan Karnaval HUT ke-81 RI di Kepanjen

23 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !