Warga Kepanjen Semarakkan Kirab Budaya, Jaga Tradisi dan Perkuat Persatuan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 24 Agu 2026 07:43 WIB ·

Warga Kepanjen Semarakkan Kirab Budaya, Jaga Tradisi dan Perkuat Persatuan


 Salah satu grup peserta dalam Kirab Budaya yang digelar Kelurahan Kepanjen menyemarakkan HUT ke-81. (ist) Perbesar

Salah satu grup peserta dalam Kirab Budaya yang digelar Kelurahan Kepanjen menyemarakkan HUT ke-81. (ist)

BACAMALANG.COM – Semangat kemerdekaan terasa begitu kental di Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Ribuan warga memadati Jalan Utara Stasiun Kepanjen, Sabtu (22/8/2026), untuk mengikuti Kirab Budaya dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Beragam warna, pakaian adat, iringan musik Campur Sari, hingga atraksi budaya menghiasi sepanjang jalur kirab. Warga dari berbagai usia turut ambil bagian, menciptakan suasana meriah sekaligus penuh semangat kebangsaan.

Kegiatan yang digagas Kelurahan Kepanjen tersebut melibatkan lima RW dan 60 RT. Sekitar 1.250 warga ikut berpartisipasi, mulai dari anak-anak, remaja, hingga warga lanjut usia.

Salah satu peserta, Cak To AMS, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga dan mengenalkan kekayaan budaya Indonesia.

“Tujuannya untuk memperingati HUT RI ke-81, melestarikan budaya bangsa, dan memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas,” ujarnya kepada BACAMALANG, Minggu (23/8/2026).

Kirab diawali dengan penampilan berbagai pakaian adat, tarian, serta atribut khas Nusantara. Setelah itu, warga mengikuti Kirab Tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas kemerdekaan dan berbagai nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Iringan musik Campur Sari turut membuat suasana semakin semarak. Warga yang berada di sepanjang rute tak sekadar menyaksikan, tetapi juga ikut bertepuk tangan dan bergoyang mengikuti alunan musik.

Antusiasme masing-masing RT dan RW terlihat dari beragam kreasi yang ditampilkan. Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan tersebut juga memperkuat semangat gotong royong dan persatuan di tengah keberagaman.

Cak To berharap tradisi seperti ini dapat terus digelar dan menjadi sarana untuk mendekatkan generasi muda dengan akar budaya bangsa.

“Dengan Kirab Budaya ini, kami ingin anak muda bangga dengan budaya bangsa, adat, pakaian, tarian, dan cerita luhur agar tidak luntur oleh zaman. Kirab ini adalah cerminan identitas bangsa Indonesia yang harus terus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ribuan Pelari Meriahkan Airlangga-Kahuripan Fun Fest 5K 2026

23 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siap Kolaborasi

23 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Izabelle Kiara Kurniawan Guncang Malang, Rilis Single “Tak Sangka” dalam Kichella The 17th Tour

23 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Kreativitas Daur Ulang Warga Penarukan Ramaikan Karnaval HUT ke-81 RI di Kepanjen

23 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Komisi E DPRD Jatim Dorong UU Literasi dan Regulasi Perpustakaan Desa

21 Agustus 2026 - 01:09 WIB

Band d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11, Sikapi Polemik Mural ‘MALANG THE GLORY LAND’

20 Agustus 2026 - 23:43 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !