Mahasiswa di Kota Malang Diduga Lakukan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Suhat - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 13 Jul 2024 19:02 WIB ·

Mahasiswa di Kota Malang Diduga Lakukan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Suhat


 Tim relawan dan tim Damkar saat mengevakuasi korban mahasiswa UB yang melakukan percobaan bundir di Jembatan Suhat, Sabtu (13/7/2024) pagi (Humas) Perbesar

Tim relawan dan tim Damkar saat mengevakuasi korban mahasiswa UB yang melakukan percobaan bundir di Jembatan Suhat, Sabtu (13/7/2024) pagi (Humas)

BACAMALANG.COM – Untuk kesekian kalinya Jembatan Suhat dijadikan sarana untuk bunuh diri. Kali ini mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) jurusan Administrasi Bisnis diduga melakukan percobaan bunuh diri. Korban diketahui terjun dari Jembatan Suhat Malang sisi timur, pada Sabtu (13/7/2024).

Kepala Bagian (Kabag) Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang Anang Yuwono membenarkan bahwa korban adalah mahasiswa Universitas Brawijaya jurusan Administrasi Bisnis, berinisial AHM berusia 19 tahun.

”Benar, korban berinisial AHM (19), mahasiswa Universitas Brawijaya asal Bekasi, Jawa Barat,” ujar Anang Yuwono, Sabtu (13/7/2024).

Anang juga mengatakan, pihaknya menerima informasi ada orang melakukan percobaan bunuh diri sekitar pukul 09.00 WIB, dan posisi sudah jatuh di bawah Jembatan Suhat Malang.

”Laporan itu disampaikan oleh teman-teman relawan Es Teh Anget, jika ada orang jatuh di bawah Jembatan Soekarno Hatta jam 9 pagi,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya mendatangi lokasi dengan menerjunkan empat orang tim Damkar.

Petugaspun mengevakuasi korban, dengan tandu kemudian dibawa dari bibir sungai. Korban adalah salah satu mahasiswa yang kos di Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang.

Untuk sementara, tim medis melakukan penanganan pertama kepada korban, selanjutnya tim damkar dan tim relawan melakukan evakuasi melalui jalur sungai hingga korban dimasukkan ke dalam mobil ambulans.

“Kami melakukan evakuasi melalui akses jalan perkampungan penduduk, kondisi korban masih hidup, namun korban mengalami luka di bagian leher,” urainya.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Anton Widodo mengatakan, masih menyelidiki terkait dugaan aksi bunuh diri dan penyebabnya.

“Untuk penyebabnya masih penyelidikan. Korban dibawa ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar Malang),” tandasnya singkat.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 277 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Siaga Hadapi Banjir hingga Longsor, Polresta Malang Kota Libatkan 357 Personel Gabungan

6 November 2026 - 21:25 WIB

Jum’at Berkah ke-14, Aremania Jodipaness Pererat Silaturahmi Lintas Komunitas

6 November 2026 - 20:55 WIB

Pascapenyadapan Komunikasi Presiden: Bersih-bersih Institusi Atau Perang Kekuasaan?

6 November 2026 - 20:43 WIB

Kukuhkan Lima Profesor Baru, UB Hadirkan Gagasan Inovatif di Bidang Hukum hingga Perdamaian

6 November 2026 - 20:19 WIB

Buron Curanmor Tajinan Dibekuk di Madura, Motor Korban Diubah Warna dan Nomor Mesin Digerinda

6 November 2026 - 18:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !