Miliki Desa Mandiri Terbanyak Nasional, Gubernur Jatim Beri Apresiasi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 15 Jul 2022 16:19 WIB ·

Miliki Desa Mandiri Terbanyak Nasional, Gubernur Jatim Beri Apresiasi


 Miliki Desa Mandiri Terbanyak Nasional, Gubernur Jatim Beri Apresiasi Perbesar

BACAMALANG.COM – Berdasarkan SK Menteri PDTT RI nomor 80 tahun 2022 tentang status kemajuan dan kemandirian desa tahun 2022 yang ditandatangani Menteri PDTT Abdul Halim Iskandar pada 11 Juli 2022, jumlah desa mandiri di Jatim tercatat sebanyak 1.490 desa dengan status mandiri, 3.906 desa maju, dan 2.326 desa dengan status berkembang.

“Dengan demikian, Jatim menjadi penyumbang desa mandiri terbanyak dibanding provinsi lain. Dari total 6.238 desa mandiri di Indonesia, 23,88 persen atau 1.490 desa mandiri ada di Jatim,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, belum lama ini.

Untuk diketahui Jawa Timur membuktikan sebagai provinsi dengan gudangnya desa mandiri. Terbaru, berdasarkan pemutakhiran data indeks desa membangun, Jatim dinobatkan sebagai provinsi dengan desa mandiri terbanyak se-Indonesia.

Di posisi kedua tercatat Jabar dengan 1.130 desa mandiri (18,11 persen), dan ketiga Kalbar dengan 586 desa mandiri atau 9,39 persen.

Jumlah desa mandiri di Jatim pada 2022 naik drastis dibanding tahun 2021 sebelumnya. Saat tahun 2021 tercatat ada 697 desa mandiri di Jatim.

“Alhamdulillah, tahun ini jumlahnya bertambah lebih dari 2 kali lipat menjadi 1.490 atau naik 113,77 persen. Ini prestasi luar biasa. Terimakasih kepada para bupati dan walikota Batu yang membangun desa dengan serius dan terukur. Juga kepada Kemendes yang mengguyur program dengan pendampingan yang terukur pula,” tambahnya.

Tidak hanya itu, 5 desa mandiri di Jatim juga masuk dalam 10 besar nasional dengan status IDM Mandiri. Kelima desa tersebut adalah, Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu (peringkat 1), Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu (peringkat 2), Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi (peringkat 3).

Kemudian Desa Merkawang Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban (peringkat 7), dan Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi (peringkat 10).

Di Jatim sendiri, Kabupaten Bojonegoro menjadi kabupaten dengan jumlah desa mandiri terbanyak dengan 155 desa mandiri, disusul Kabupaten Gresik dengan 153 desa, dan Kabupaten Banyuwangi dengan 138 desa mandiri.

Dikatakannya capaian tersebut sejalan dengan upaya Pemprov Jatim untuk terus membangun dan memberdayakan masyarakat desa melalui berbagai program dan kegiatan baik dari pemerintah pusat, provinsi serta kabupaten dan kota.

“Alhamdulillah Jatim berhasil mempertahankan capaian Desa Mandiri Tertinggi Nasional sejak tahun 2019. Prestasi ini adalah bentuk kerja keras Kita semua khususnya para Kepala Desa, Pendamping Desa, Camat, Bupati dan Walikota Batu dan semua pegiat desa yang tiada lelah untuk terus memberdayakan masyarakat dan membangun desa. Terima kasih untuk semuanya,” tukasnya.

Capaian tersebut menurut Gubernur Khofifah juga sejalan dengan upaya Pemprov Jatim untuk terus mengurangi disparitas antara desa dan kota, terutama masalah kemiskinan.

Sebagaimana diketahui, kemiskinan perdesaan hampir 2 kali lipat lebih tinggi dibanding perkotaan. Pada September 2018 disparitas kemiskinan desa – kota mencapai 8,24 persen, sementara pada September 2021 sudah menyempit menjadi 5,80 presen. “Semoga tahun ini, disparitas kemiskinan desa dan kota di Jatim terus menyempit,” pungkasnya.

Menurut data BPS angka kemiskinan Jawa Timur di perdesaan pada September 2021 sebesar 13,79 prosen dan perkotaan 7,99 prosen.(*/had)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Terbongkar! Jaringan TPPO Asal Malang Kirim PMI Ilegal ke Arab Saudi, Pelaku Ditangkap

22 April 2026 - 07:46 WIB

Kartini Masa Kini dari Kampus UMM: Wisuda ke-121 Tegaskan Perempuan Harus Berani Memimpin dan Berdampak

21 April 2026 - 20:44 WIB

GMNI Kabupaten Malang Kecam Kanal Aduan MBG: Ada Tapi Tak Jalan, Rawan Jadi Formalitas

21 April 2026 - 15:47 WIB

Literasi Peringatan Hari Kartini, Pentingnya “Ruang Pulih” Perempuan yang “Terluka”

21 April 2026 - 14:32 WIB

Refleksi Hari Kartini, Hukum, dan Penghapusan Ketimpangan Gender

21 April 2026 - 08:49 WIB

Pengadilan Tinggi Surabaya Tegaskan Kemenangan Misnawati, Gugatan PMH Setyawan Kembali Gugur di Tingkat Banding

20 April 2026 - 13:07 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !