BACAMALANG.COM – Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar program One Day English and UMM Corners Showcase.
Program yang digelar pada pekan lalu ini berlangsung dengan dua cara yaitu offline di American Corner (Amcor) serta online melalui Zoom dengan menghadirkan native speaker dari berbagai negara.
Salah satu panitia, Erlyna Abidasari, S.Pd., MA., M.Ed. menjelaskan, dalam program ini para peserta akan secara langsung bertukar budaya dengan para Warga Negara Asing (WNA) yang diundang.
“Total ada belasan WNA yang tergabung dalam program ini. Para WNA itu berasal dari lima negara yang berbeda yaitu United State of America (USA), Ukraina, Afghanistan, Filipina, dan Mesir,” terangnya, belum lama ini.
Ia menambahkan, pihaknya membuka program ini untuk masyarakat umum. Total ada 100 peserta yang mengikuti agenda ini, baik secara online maupun offline.
“Sebelumnya juga ada rombongan pelajar dari SMA Negeri 1 Gresik yang turut bergabung secara online di program ini,” kata dosen jurusan Pendidikan Bahasa Inggris itu.
Dijabarkan Erlyna, sapaan akrabnya, program ini memiliki dua sesi acara. Pertama para WNA akan memberikan perkenalan singkat tentang budaya asalnya. Sesi selanjutnya adalah bincang langsung dengan peserta.
Sistemnya yakni orang-orang mancanegara dibagi menjadi beberapa kelompok. Setelah itu para peserta dibebaskan untuk memilih sendiri lawan bicaranya. Tinggal menentukan WNA yang mana yang diajak mengobrol.
“Tujuannya untuk mengasah keterampilan berbicara asing para peserta. Selain itu, kami juga ingin lebih mengenalkan kampus kepada masyarakat luas,” tukasnya.
Pada acara tersebut, imbuh dia, ada beberapa hal yang biasa ditanyakan para peserta pada WNA antara lain budaya, beasiswa, serta culture shock apa yang dialami mereka tatkala menginjakkan kaki di Indonesia.
Dosen asal Tulungagung ini berharap One Day English dapat memberikan manfaat pada para peserta, khususnya dalam keterampilan berbicara bahasa Inggris. Pihaknya berencana mengembangkan agenda ini menjadi lebih besar lagi.
“Salah satu rencana yang kami canangkan yakni menggelar One Day English secara roadshow, yakni mengajak para WNA untuk mengunjungi berbagai sekolah dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengasah bahasa Inggrisnya,” tutupnya. (ned/lis)






















































