Panen Raya Jeruk Dongkrak Ekonomi Petani Kecil di Turen - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 11 Jul 2025 12:29 WIB ·

Panen Raya Jeruk Dongkrak Ekonomi Petani Kecil di Turen


 Sugeng Supriyanto sedang berada di Kebun Jeruk Siam. (ist) Perbesar

Sugeng Supriyanto sedang berada di Kebun Jeruk Siam. (ist)

BACAMALANG.COM – Di tengah fluktuasi harga komoditas hortikultura, para petani jeruk di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, menikmati berkah panen raya. Salah satunya adalah Sugeng Supriyanto, seorang guru sekaligus petani asal Desa Tawangrejeni yang sukses meningkatkan penghasilannya dari kebun jeruk berukuran mungil milik mertuanya.

Lahan seluas 30 x 50 meter itu ditanami Jeruk Siam (Citrus Nobilis) dan mampu menghasilkan 50 kg hingga 1 kuintal setiap kali panen. Meski terbatas dari sisi luas, hasilnya tetap manis—secara harfiah dan ekonomi. Sugeng menuturkan bahwa kunci keberhasilan terletak pada ketelatenan pemupukan dan pemilihan waktu panen yang tepat.

“Ini panennya sudah ke-sekian kali. Sekarang lagi musim panen raya juga di banyak tempat,” ujarnya saat ditemui di tengah rindangnya kebun jeruknya.

Tidak hanya fokus bertani, Sugeng juga aktif sebagai guru Bahasa Jawa dan pengusaha travel carter mobil. Meski disibukkan berbagai peran, ia tetap serius dalam mengelola kebun jeruk. Bahkan, demi menghindari anjloknya harga di tingkat tengkulak, Sugeng memilih menjual langsung ke konsumen. Strategi ini terbukti meningkatkan margin keuntungan secara signifikan.

“Langsung jual ke pembeli jauh lebih menguntungkan. Kalau pakai perantara, marginnya tipis,” jelasnya.

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam urusan pemasaran. Karena itu, Sugeng mendorong agar petani mulai memanfaatkan media sosial untuk promosi digital. “Jeruk lokal Turen itu punya rasa khas. Kalau dipromosikan dengan benar, bisa tembus ke luar daerah,” tambah pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris PMI Kecamatan Turen dan pengurus NU di tingkat desa.

Menurut data Dinas Pertanian Kabupaten Malang, produksi jeruk pada tahun 2022 mencapai 12.456 ton—naik 10 persen dari tahun sebelumnya. Fakta ini menjadi sinyal kuat bahwa budidaya jeruk memiliki prospek menjanjikan, termasuk bagi petani kecil dengan lahan terbatas.

“Jeruk masih menjanjikan. Bagi saya, panen raya bukan hanya soal hasil, tapi tentang rasa syukur dan kebanggaan menjadi petani,” pungkas Sugeng sumringah.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sidak Pasar Kebalen, Kapolresta Malang Kota Tegaskan Jalan Umum Harus Kembali pada Fungsinya

7 Mei 2026 - 17:48 WIB

Satpol PP Kabupaten Malang Segel Menara BTS Tak Berizin di Kromengan

7 Mei 2026 - 17:41 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pungli di Pasar Laron Alun-Alun Kota Batu

7 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pembangunan Alun-Alun Kabupaten Malang Temui Titik Terang, Rencana Pelaksanaan Mulai Tahun Depan

7 Mei 2026 - 13:24 WIB

Perdagangan Miras Tanpa Izin Diungkap, 97 Botol Diamankan Satpol PP Kota Malang

7 Mei 2026 - 09:17 WIB

UB dan Kemenag RI Perkuat Sinergi Pengembangan Riset Ekosistem Halal Nasional

7 Mei 2026 - 09:16 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !