PDIP Koalisi dengan Mantan Lawan, Ini Kata Pakar Komunikasi UB - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 22 Jul 2020 12:05 WIB ·

PDIP Koalisi dengan Mantan Lawan, Ini Kata Pakar Komunikasi UB


 PDIP Koalisi dengan Mantan Lawan, Ini Kata Pakar Komunikasi UB Perbesar

BACAMALANG.COM – PDIP berkoalisi dengan mantan lawan di pilbup Malang sebelumnya, Pakar Komunikasi dan Manajemen Universitas Brawijaya Pia Wulandari mengatakan sebagai simbol komunikasi politik dinamis-elastis, untuk menaikkan jumlah suara.

“PDIP berkoalisi dengan mantan lawan di pilbup Malang sebelumnya. Ini sebagai simbol komunikasi politik dinamis-elastis, untuk menaikkan jumlah suara,” tandas Pia Wulandari, Rabu (22/7/2020).

Seperti diketahui, jika dulu dalam Pilbup periode lalu, PDIP berhadapan dengan Golkar, PKB, Nasdem, Demokrat, dan Gerindra. Namun kini PDIP berkoalisi dengan Nasdem, Demokrat, dan Gerindra.

Perempuan alumnus program studi Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Airlangga ini menjelaskan, fenomena bergabungnya partai PDIP dalam koalisi partai pendukung pasangan calon bupati Malang SanDi merupakan cerminan komunikasi politik di Kabupaten Malang yang dinamis.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai Size Fashion Designer Curvilìnea by Pia Haryono ini mengatakan, menggandeng partai yang menjadi rival di pilkada sebelumnya, merupakan bentuk strategi komunikasi politik bukan saja untuk menaikkan jumlah suara pemilih tapi juga bertujuan untuk membangun stabilitas politik partai-partai yang bekoalisi.

Koalisi partai adalah salah satu bentuk komunikasi politik yang dijalankan oleh partai pengusung untuk dapat menyampaikan pesan-pesan politik kepada partai politik dengan tujuan untuk mendapatkan dukungan suara, mendapatkan kesepahaman politik bersama, dan meredam konflik politik baik di lini atas maupun di arus akar rumput.

Mengandeng partai rival merupakan sebuah hal yang wajar dalam strategi politik pilkada. Apalagi jika partai koalisi pendukung bakal paslon bupati Malang SanDi menganggap bahwa PDIP merupakan parpol yang penting dalam dinamika politik di Kabupaten Malang.

“Jika pada periode sebelumnya, partai koalisi pendukung Rendra- Sanusi saja sudah menang tanpa dukungan PDIP, apalagi sekarang jika PDIP bergabung mendukung paslon SanDi wajar saja jika partai koalisi menargetkan diri mereka bisa menang,” papar perempuan yang juga dosen komunikasi Universitas Brawijaya ini.

Meski menggandeng banyak partai bisa menguntungkan paslon, koalisi banyak partai juga bisa menimbulkan konflik politik di kemudian hari jika deal-deal politik dan non politik di antara mereka tidak bisa tercapai. Ujung-ujungnya di tataran legislatif bisa terjadi gesekan antar partai pendukung.

“Dalam politik tidak ada yang pasti! Semua serba dinamis dan berubah seiring dengan pandangan politik masing-masing partai pengusung dan bagaimana deal-deal politik dan non politik bisa terpenuhi oleh paslon yang diusung,” terang Pia mengakhiri. (had/red)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Siaga Hadapi Banjir hingga Longsor, Polresta Malang Kota Libatkan 357 Personel Gabungan

6 November 2026 - 21:25 WIB

Jum’at Berkah ke-14, Aremania Jodipaness Pererat Silaturahmi Lintas Komunitas

6 November 2026 - 20:55 WIB

Pascapenyadapan Komunikasi Presiden: Bersih-bersih Institusi Atau Perang Kekuasaan?

6 November 2026 - 20:43 WIB

Kukuhkan Lima Profesor Baru, UB Hadirkan Gagasan Inovatif di Bidang Hukum hingga Perdamaian

6 November 2026 - 20:19 WIB

Buron Curanmor Tajinan Dibekuk di Madura, Motor Korban Diubah Warna dan Nomor Mesin Digerinda

6 November 2026 - 18:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !