BACAMALANG.COM – Pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayah Kabupaten Malang berlangsung kondusif, Rabu (26/7/2023) malam.
Pengamanan pengesahan warga baru tersebut tercipta berkat sinergitas yang terjalin antara Polres Malang, TNI, dan PSHT.
Wakapolres Malang Kompol Wisnu S Kuncoro mengatakan, pihaknya menurunkan sejumlah 151 personel untuk mengamankan kegiatan. Satu peleton personel Sat Brimob Detasemen B Batalyon Pelopor Ampeldento Malang juga disiagakan untuk memperkuat pengamanan.
“Kepolisian melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat terkait dengan pengesahan warga baru salah satu perguruan pencak silat, pengamanan juga melibatkan pam internal perngurus perguruan,” kata Kompol Wisnu saat dikonfirmasi di Polres Malang, Kamis (27/7).
Wakapolres menambahkan, selain pengamanan di lokasi pengesahan, personel juga melakukan penyekatan di jalur perbatasan Kabupaten Malang-Blitar di Karangkates, Kecamatan Sumberpucung. Pembatasan dilakukan kepolisian untuk mencegah para ‘penggembira’ melakukan konvoi pasca pengesahan warga baru dan meminimalisir gangguan Kamtibmas.
Dalam pelaksanaan penyekatan tersebut, Wakapolres didampingi Kasatlantas AKP Agnis Juwita dan Kasat Reskrim AKP Wahyu Rizki Saputro turun langung untuk melaksanakan imbauan secara humanis. Ratusan penggembira dengan membawa berbagai atribut mengendarai kendaraan bermotor dari wilayah Blitar diminta untuk kembali dan tidak melanjutkan perjalanan ke wilayah Kabupaten Malang.
Langkah ini diambil demi menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas di jalan raya serta kondusifitas Kamtibmas.
“Kami melakukan kegiatan ini dengan tujuan utama untuk memastikan bahwa penggembira pulang ke rumah masing-masing dengan aman dan tertib,” jelasnya.
Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki




















































