Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Brantas Malang Digagalkan Polisi dan Warga - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Jun 2024 21:22 WIB ·

Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Brantas Malang Digagalkan Polisi dan Warga


 Anggota Polresta Makota saat berupaya gagalkan percobaan bundir di jembatan Brantas. (Humas) Perbesar

Anggota Polresta Makota saat berupaya gagalkan percobaan bundir di jembatan Brantas. (Humas)

BACAMALANG.COM – Anggota Polresta Malang Kota bersama warga berhasil mengagalkan upaya percobaan bunuh diri. Peristiwa itu terjadi di Jembatan Brantas, Jalan Gatot Subroto Kecamatan Blimbing Kota Malang, pada Selasa (4/6/2024) dini hari.

Upaya percobaan bunuh diri itu dilakukan seorang perempuan berinisial EP (33) asal Kota Malang.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

“Pada Selasa (4/6/2024) sekira pukul 00.40 WIB, kami mendapat laporan dari warga melalui aplikasi Jogo Malang Presisi, jika ada upaya percobaan bunuh diri. Laporan tersebut segera kami tindak lanjuti dan petugas Sabhara Polresta Malang Kota segera mendatangi lokasi,” ujarnya, Selasa (4/6/2024).

Awalnya warga curiga dengan tingkah laku EP yang berjalan mondar-mandir sambil melihat ke bawah jembatan. Karena mencurigakan, warga segera melapor ke polisi.

“Saat petugas tiba di lokasi, dan mencoba menegur yang bersangkutan (EP) tetapi tidak direspon. Dibantu warga bersama relawan tim medis, yang bersangkutan kami bujuk lalu kami tenangkan,” jelasnya.

Setelah itu, EP dibawa ke Polresta Malang Kota untuk mendapatkan pendampingan psikologis.

“Jadi, yang bersangkutan ini sengaja datang sendirian ke Jembatan Brantas dengan mengendarai sepeda motor dan melakukan perbuatannya itu (upaya bunuh diri). Terkait latar belakang atau motifnya, karena frustasi,” terangnya.

Namun frustasinya karena apa, pihaknya belum tahu karena kondisi psikisnya masih tertekan dan butuh waktu untuk menenangkan diri.

Ipda Yudi Risdiyanto juga menambahkan, bahwa yang bersangkutan telah dijemput pulang oleh keluarganya. Terkait kondisi psikologisnya, tetap dalam pantauan.

“Pihak keluarga sudah datang ke sini dan menjemput yang bersangkutan. Untuk kondisi psikologisnya, masih dalam pemulihan dan dalam pendampingan,” tandasnya.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Siaga Hadapi Banjir hingga Longsor, Polresta Malang Kota Libatkan 357 Personel Gabungan

6 November 2026 - 21:25 WIB

Jum’at Berkah ke-14, Aremania Jodipaness Pererat Silaturahmi Lintas Komunitas

6 November 2026 - 20:55 WIB

Pascapenyadapan Komunikasi Presiden: Bersih-bersih Institusi Atau Perang Kekuasaan?

6 November 2026 - 20:43 WIB

Kukuhkan Lima Profesor Baru, UB Hadirkan Gagasan Inovatif di Bidang Hukum hingga Perdamaian

6 November 2026 - 20:19 WIB

Buron Curanmor Tajinan Dibekuk di Madura, Motor Korban Diubah Warna dan Nomor Mesin Digerinda

6 November 2026 - 18:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !