Persekam Metro FC Serius Menatap Liga 3 Jatim 2021

Para pemain Persekam Metro FC dan Arema Indonesia sebelum pertandingan uji coba di Stadion Kahuripan Turen (ist)

BACAMALANG.COM – Persekam Metro FC sangat serius menatap kompetisi Liga 3 Regional Jawa Timur 2021. Kesebelasan berjuluk Macan Kumbang telah melakukan sejumlah persiapan.

Hari ini, Metro FC berkesempatan melakukan uji coba melawan Arema Indonesia di Stadion Kahuripan Turen. Pada laga uji coba ini Metro FC menelan kekalahan dengan skor 2-3.

Meskipun tumbang, Media Officer Persekam Metro FC Agus Subyantoro menyebutkan jika permainan Metro FC sudah cukup apik. Demikian disampaikan Agus mengingat saat ini masih pembentukan kerangka tim.

“Hasil yang cukup lumayan bagus untuk sebuah kerangka tim dalam persiapan Liga 3 Jatim melawan tim yang sudah punya nama besar seperti Arema Indonesia,” ucap Agus, usai pertandingan, Sabtu (9/10/2021).

Pria yang berprofesi sebagai advokat pun bilang, kedepan perlu dilakukan uji coba kembali sebelum Metro FC benar-benar siap mengarungi kompetisi Liga 3 2021.

“Diperlukan dua tiga kali uji coba lagi sebelum resmi di daftarkan ke Asprov,” jelasnya.

Persiapan Ditengah Masalah

Persiapan Metro FC untuk menatap kompetisi Liga 3 dibilang menemui batu sandungan. Hal ini dikarenakan munculnya dua nama Metro FC yang saling berebut mendapatkan tempat untuk bermain dalam kompetisi Liga 3 Jatim mendatang.

Ada Metro FC yang berada dibawah naungan Askab PSSI Kabupaten Malang saat ini. Kemudian, ada juga Metro FC yang berada dibawah kepemilikan mantan Ketua Askab PSSI Kabupaten Malang Agusto Arie Frianto.

“Kemelut dualisme itu sendiri sudah beberapa kali dimediasi oleh Pemkab, dalam hal ini dilakukan oleh Wabup, kemudian oleh KONI, berlanjut dengan mediasi oleh Asprov. Dalam mediasi oleh Asprov tersebut Persekam Metro FC diwakili oleh saya sendiri yang dalam kepengurusan Askab PSSI Kabupaten Malang selaku Ketua Komite Yudisial. Sementara kubu Metro FC lainnya diwakili oleh Agusto sebagai pemilik sebagaimana tertera dalam akte pendirian Metro FC,” ungkap Agus Subyantoro.

Terlepas dari segala problematika tersebut, Agus mengatakan, pengurus Askab PSSI Kabupaten Malang saat ini menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Asprov PSSI Jatim, mengenai Metro FC mana yang berhak mengisi slot kompetisi Liga 3 mendatang.

“Mediasi terakhir dilakukan di Stadion Kanjuruhan oleh Dispora Kabupaten Malang. Kesimpulannya, menyerahkan sepenuhnya pada Asprov mengenai tim yang berhak mengikuti kompetisi Liga 3 Jatim. Tapi Persekam Metro FC dibawah Manager Gus Ali yakin, bahwa kami yang akan lolos untuk mengikuti Liga 3 Jatim.
Karena itu kerangka tim sudah disiapkan sejak dini,” Agus mengakhiri. (mid/red)