Ritual Sedekah Laut Ngliyep, Diharapkan Jadi Awal Cerah Industri Pariwisata - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 2 Nov 2020 13:22 WIB ·

Ritual Sedekah Laut Ngliyep, Diharapkan Jadi Awal Cerah Industri Pariwisata


 Ritual Sedekah Laut Ngliyep, Diharapkan Jadi Awal Cerah Industri Pariwisata Perbesar

BACAMALANG.COM – Terkait adanya ritual sedekah laut di Pantai Ngliyep, maka Direktur Utama PD Jasa Yasa Ahmad Faiz Wildan berharap bisa menjadi awal cerah membaiknya Industri pariwisata di Kabupaten Malang.

“Kami semua berharap adanya gelar ritual sedekah laut bisa menjadi awal cerah membaiknya Industri pariwisata di Kabupaten Malang,” tandas Ahmad Faiz Wildan, baru-baru ini.

Faiz Wildan menjelaskan, ritual tersebut adalah sedekah laut, bukan sesembahan. Yaitu menjadi wujud tanda syukur kepada Allah SWT dengan cara tradisi Jawa khususnya masyarakat lokal di sekitar Pantai Ngliyep, yang dwariskan leluhur.

“Saya berdoa semoga negeri ini aman. Karena Ngliyep ini juga salah satu lokasi inspirasi bagi Bung Karno di dalam meneropong Indonesia untuk masa selanjutnya,” tutur Ahmad Faiz Wildan.

Menghormati Rasulullah

Ahmad Faiz Wildan mengungkapkan, ritual tradisi labuhan ini selalu diadakan bulan Maulid Nabi.

“Kegiatan ini adalah bentuk hormat Kami terhadap Nabi Muhammad dengan adat Jawa,” papar Ahmad Faiz Wildan.

Terkait pandemi, maka Ahmad Faiz Wildan mengibaratkan kondisinya mirip orang sedang menyelam. Jadi harus kuat nafas dalam menyelam.

“Ini fase kuat-kuatan nafas di waktu menyelam. Kita harus tetap berikhtiar eksis di tengah pandemi. Semoga pandemi cepat berakhir dan Kita bisa meningkatkan omset,” pungkas Ahmad Faiz Wildan.

Wujud Syukur

Sekilas informasi, tradisi Labuhan sudah turun temurun dilakukan masyarakat Desa Kedungsalam merupakan bentuk syukur atas anugerah kemakmuran.

Tradisi Labuhan dipadati ratusan pengunjung yang digelar di Pantai Ngliyep Donomulyo Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2020).

Prosesi Labuhan dimulai dengan mengusung ubo rampe ke pulau Kumbang yang berada di bibir pantai yang selanjutnya dilakukan ritual sesuai tradisi adat hingga melemparkan sesaji ke tengah laut.

Penyebaran Kerajaan Mentaraman

“Jika di pantai Balekambang menurut sejarah merupakan wilayah penyebaran kerajaan Islam, sementara Pantai Ngliyep merupakan sejarah penyebaran Kerajaan Mentaraman”, terang Ahmad Faiz Wildan.

Wildan mengatakan bahwa tradisi ini merupakan warisan leluhur. “Makanya tradisinya seperti ritual umat Hindu ya, kendati hal ini gak mengurangi esensi dari makna labuhan itu sendiri,” ujarnya.

Magnet Wisata

Lebih lanjut, Wildan mengatakan bahwa tradisi Labuhan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, kehadiran ratusan pengunjung yang melihat ritual labuhan itu sendiri, merupakan permulaan positif terhadap kunjungan wisata di pantai Ngliyep.

“Karena ritual labuhan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar dan wisatawan luar daerah,” ujarnya.

Faiz Wildan memperkirakan kehadiran ratusan pengunjung di pantai Ngliyep masih jauh dari ekspektasi PD Jasa Yasa.

“Kita realistis ya, karena ada batasan 50 persen pengunjung wisata, ya harus Kita ikuti, kan ini juga bagian prokes Covid-19, tetap berpengaruh juga terhadap kunjungan wisata,” terang Ahmad Faiz Wildan.

Wildan berharap pandemi Covid segera berakhir sehingga industri pariwisata di Kabupaten Malang bisa berangsur pulih. Salah satu contoh seperti di pantai Ngliyep yang sempat ditutup selama tiga bulan tersebut. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Grand Whiz Hotel Trawas Hadirkan “Haven June Staycation”, Kombinasi Pegunungan Asri, Fasilitas Ramah Keluarga, dan Aktivitas Anak yang Menarik

18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Taste of Asia, Promo All You Can Eat Persembahan Atria Hotel Malang di Akhir Pekan

11 Juni 2026 - 15:57 WIB

Lan Hua Chinese Restaurant Malang Sajikan Dragon Boat Family Set, Hadirkan Momen Bersantap Intim Bertiga

9 Juni 2026 - 13:56 WIB

Disparbud Gandeng Penggerak Konservasi Perkuat Ekowisata dan Eduwisata Pesisir Malang Selatan

7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Libur Panjang, 3.500 Wisatawan Padati Mikutopia: Wahana Mega Disco Jadi Favorit Pemacu Adrenalin

31 Mei 2026 - 15:58 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !